AAC Terima Penghargaan MURI di Batam

BATAM- Film Ayat-Ayat Cinta yang di sutradarai sineas muda asal Yogyakarta, Hanung Bramantyo menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Penyerahan Rekor untuk film AAC diselenggarakan di Batam, dalam acara nonton bareng AAC bersama 1.000 orang pelancong asal Singapura dan Malaysia di Studio XXI, Mega Mall Batam Centre. Penyerahan rekor ini merupakan bagian dari penyelenggaraan event visit Indonesia 2008.

Rekor untuk film AAC diberikan oleh Jaya Suprana kepada produser AAC dari rumah produksi MD Entertainment, Manoj Punjabi , yang mana pada saat penyerahaan, Manoj langsung didampingi sang sutradara AAC, Hanung Bramantyo.

Museum Rekor Indonesia memberikan penghargaan kepada fim yang ditulis Habiburahman El Sirazy dalam novelnya itu, karena dianggap sebagai karya sineas, AAC mampu menyedot penonton sampai bulan Mei 2008 sebanyak 3,8 juta orang di Indonesia. Angka tersebut belum termasuk angka penjualan CD dan VCD.

“Saya dengar film ini juga mendapat tempat di Malaysia dan Singapura,” sebut Jaya Suprana, yang juga bos Jamu Jago Semarang itu.

Sayangnya, pada penyerahan rekor Muri untuk AAC, tak satupun pemain film AAC bisa menghadiri acara itu. Ferdy Nurill yang berakting sebagai Fahry, baru bisa hadir di Batam pada saat berlangsung jumpa fans AAC di hotel Pasific, Jodoh.

Sedangkan Rianty “Aisyah” Cartwright dan Carissa ” Maria” Melanie, termasuk Habiburrahman El Shirazy, batal hadir karena tengah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing di Jakarta.

Rosa Tampil Memukau

Untung saja kerinduan penonton terhadap sosok Aisyah dalam film AAC, terobati oleh lantunan suara penyanyi solo Indonesia, Rosa yang tampil memukau di depan pengunjung Mega Mall, Batam Centre.

Saking terpesonanya sebagian besar pelancong Singapura dan Malaysia, tampak tidak betah duduk pada kursi yang mereka tempati, dan merangsek maju kedepan panggung untuk memanfaatkan moment tersebut untuk mengabadikan wajah Istri Piyu Padi dengan kamera digital, kamera handphone, dan kamera handycam yang mereka miliki.

Aksi ini menjadi tontotan menarik bagi pengunjung Mega Mall yang ada di acara tersebut. Rosa sendiri tampil dengan menyanyikan 2 lagu yang ada di albumnya, yakni soundtrack Ayat-Ayat Cinta, dan Takdir Cinta.

“Film ini juga memberikan berkah kepada saya, dan Melly selaku penciptanya,” sebut Rossa saat memuji film yang digarap Hanung Bramantyo itu.

Manoj Punjabi, produser film AAC dari rumah produksi MD Entertainment menyebutkan bahwa filmnya itu segera ditayangkan di Hongkong dengan subtitle mandarin. Selain itu, film tersebut juga akan di rilis di India.

“Khusus India, dialog dan lagu dalam film ini dikonversikan ke bahasa mereka, dan saya sudah menyetujuinya. Selain Hongkong dan India, saya akan berjuang menjual film ini ke AS, karena disana terdapat 20 juta muslim yang siap menikmati kisah dalam film bersetting mesir ini,” sebut Manoj.

Pada konfrensi Pers, Hanung Bramantyo mengatakan bahwa ia tidak menyangka bahwa filmnya itu akan selaris ini, termasuk tercatat di Muri. Saat mengerjakannya, Hanung mengaku tidak memiliki beban kerja yang teramat serius, karena apa yang ia kerjakan dalam film AAC, bagian dari kewajibannya untuk menunaikan pesan ibunya yang meminta ia agar menyutradarai film menceritakan tentang kebenaran agama yang ia yakini.

” Sebelumnya saya orang yang tidak terlalu percaya akan kekuasaan Tuhan. Tapi, setelah saya menggarap film ini, baru saya sadar bahwa dibalik kekuatan manusia, masih ada kekuatan yang tak bisa dilawan. Saya bersyukur karena film ini memberikan saya keyakinan diri yang sangat luar biasa,” sebut Hanung dengan gaya bicara yang terkesan sedih dan haru.

Saat di Batam, Manoj Punjabi sedikit buka kartu, ia mengatakan segera mewujudkan film bertema sastra yang ditulis Buya Hamka. Kemungkinan besar, penggarapan film tersebut juga akan diserahkan kepada Hanung Bramantyo. Saat ditanya, Hanung mengamini ucapan Manoj, dan mengatakan bahwa ia tengah mempertimbangkan tawaran MD Entertainment. (*)

5 thoughts on “AAC Terima Penghargaan MURI di Batam

  1. Assalamualaikum Pak.

    Selain di-link-kan …. Postingan dari blog bapak akan secara secara otomatis dan periodik akan masuk di Blog Batam Cyber Island oleh fitur pembaca umpan/feed reader/aggregator.

    Terima kasih atas responnya Pak dan terus memberi semangat & inspirasi kepada blogger dan pembaca lainnya.

    Wassalam
    ———–
    OK Bagus tuh!!

  2. Memang sungguh karya besar anak bangsa yang begitu memukau. Entah kapan lagi film-film besar seperti ini akan terlahir.

    Pak Ria kenapa tidak ada kolom untuk memasukkan alamat url ya?

    http://rafkirasyid.com

  3. Saya rasa batam memang pantas mendapat muri dari banyak hal.
    pertemuan bloger kemaren mungkin juga layak pak hehehe. soalnya baru ini kali pertama bloger dan juga sebagai wakil wali kota pernah ikut dalam pertemuan bloger.

    terimakasih atas undangan dan kesedian Bpk untuk menjadi tuan rumah. ini pertama saya ikut kopdar bloger di undang oleh wakil wali kota lagi. rasanya senang luar biasa ( bukti wakil wali kota yang merakyat dan melek teknologi ). maju terus bloger batam.

  4. “Film ini juga memberikan berkah kepada saya, dan Melly selaku penciptanya,” sebut Rossa saat memuji film yang digarap Hanung Bramantyo itu.

    ya iya lah.. masa’ ya iya dong..😀

    -oRiDo-
    http://orido.wordpress.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s