Nama ku Ria Saptarika (True Story)

06 Maret 2008

(Sebenarnya tulisan ini sudah 4 bulan nongkrong dalam bentuk draft dan tidak di publish, akhirnya ku publish juga setelah selesai Blogwalking ke http://ghazan.wordpress.com)

Ria Saptarika.

Itulah nama yg diberikan orang tua ku sejak kecil, bahkan aku dipanggil Ria, bukan Sapta, sejak kecil Aku menyebut nama ku sendiri “iya”

Hm… kadang aku sering teringat peristiwa2 lucu, dimana aku sering menjumpai keadaan dimana orang tidak percaya bahwa namaku adalah Ria Saptarika.

Terjadilah bebrerapa kisah:

Kisah Pertama:

(Hal inipun sering berulang)

Pernah suatu kali aku berurusan dengan salah satu Bank, kala itu setelah aku diminta menunjukkan dokument berupa KTP, Aku ditanya apakah ini rekening milik Bapak???, karna petugas Bank tidak percaya bahwa aku adalah Ria Saptarika.

Pikirku, mungkin aku di anggap menyalah gunakan data orang lain untuk kepentingan ku… sampai akhirnya ku minta mereka membalik KTP ku dan memperhatikan baik-baik foto di KTP itu serta membaca jenis kelamin dari KTP yang bernama Ria Saptarika itu. Akhirnya barulah mereka percaya sambil mengeluarkan kata mohon maaf ya?🙂

Kisah Kedua :

(Juga sering berulang)

Semenjak sering terjadi musibah kecelakan Pesawat Udara di Indonesia belakangan ini, hampir semua petugas jasa penerbangan mewajibkan penumpang menunjukkan KTP pada saat check-in di Bandara…

untuk di Batam karna aku di bantu kantor dan mungkin juga karena orang sudah kenal denganku, aku tidak pernah dimintai KTP saat check-in di Bandara Hang Nadim Batam.

Tetapi ketika di bandara lain, Aku bahkan sering di tegur langsung, mungkin karena aku sering bepergian sendiri dan melakukan Check-in sendiri tanpa dibantu pendamping… Petugas meminta agar aku menunjukkan KTP… Repleks ku tanyakan pada mereka, biasanya saya tidak ditanyai KTP segala…

kata ku lagi, dan saya lihat tadi juga ada Bapak-bapak yang tidak anda minta menunjukkan KTP…

Apa jawab mereka, itu karena kami sudah kenal dan yakin pada penumpang tersebut (…Dalam hatiku, memangnya ada apa dengan ku?… mencurigakan?)

Sempat terdengar olehku, ini sudah protap pak! (prosedur tetap)… lalu kuperhatikan mereka sempat berbisik dengan rekan disebelahnya sambil akhirnya menunnjukkan kembali tiket ku pada ku dan ber ujar… Bagaimana kami mau percaya pak sebab ditiket bapak tertulis Mrs.Ria Saptarika… haaa… Mrs!!! 😐

Sambil sedikit tersenyum kuberikanlah KTP dan dengan menunjukkan Nama, Kelamin serta Foto di KTP ku pada mereka. Demikian pula akhirnya mereka tersenyum dan meminta maaf.

Kisah Ketiga:

Sejak awal aku tinggal di Batam, setiap kali aku memperkenalkan diri aku sudah mengganti nama ku dengan panggilan Zakaria… mengambil nama dari seorang Nabi dan kebetulan ada Ria-nya di ujung nama itu… bahkan sampai saat ini Kartu Kreditku bernama “Zakaria Saptarika” (semoga tidak ada yg menyalah gunakan)… sejak aku mengganti secara non official namaku dengan Zakaria, tak seorang pun menyangsikan nama yang kusandang itu.

Sampai pula akhirnya seluruh warga perumahan ku, di Mekarsari – Sekupang – Batam, mengenali aku cuma dengan nama Zakaria, tak satupun yang tau nama asliku kecuali Istriku… Sampai suatu ketika Keluarga ku dari luar kota datang ke Batam dan sampai di Mekarsari, lalu bertanya kepada warga dan Ketua RT di perumahan ku, …Dimanakah rumah Pak Ria Saptarika? …

Salah seorang Warga malah balik bertanya tinggalnya dimana…?

Kata mereka, sebab di Batam banyak perumahan dengan nama ujung, “Sari” pak! (Red: Taman sari, Kembang Sari, Mekar Sari dll) …

Akhirnya keluarga Ku itu menegaskan lagi… Pak Ria Saptarika ini katanya juga Tokoh Masyarakat yang dikenal di Mekar Sari, karna beliau adalah Ketua Masjid…

Kalau disini ketua Masjid nya Bapak Zakaria bukan Ria Saptarika, kata seorang warga tersebut berujar lagi …

Hmm… Sy rasa, sperti film India tentu anda tahu apa ujung kisah ini.

Kisah Ke Empat:

Tahun 2004 lalu aku di calonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera Batam (Sekarang PKS No.8), untuk menjadi Calon Legislatif DPRD Provinsi Kepulauan Riau,

… Singkatnya, sampailah prosesnya hingga hari pencoblosan, Sebenarnya untuk Mekarsari Aku sudah cukup Percaya Diri tentang perolehan suara ku, (pikir ku..)

Selain aku merupakan Tokoh di sana dan hubunganku dengan warga sangat dekat dan baik…

Saat itu di TPS ku, sudah berlangsung proses pencoblosan, sekitar 25% masyarakat sudah melakukan hak pilihnya.

Namun betapa terkejutnya aku setelah secara berasamaan, beberapa orang Ibu-ibu Majelis Taklim menjumpaiku dan bertanya… Pak, Kok nama bapak tidak ada, kami cari2 saat kami mau mencoblos…

Baru kusadar selama ini mereka mengenal ku Zakaria, sedangkan nama di kertas pencoblosan itu Ria Saptarika… 😦 Syukurnya di akhir penghitungan suara ternyata nama ku masih menjadi urutan teratas dari perolehan suara… nyaris saja!!!😀

Itulah True Story dari yang berkenaan nama ku…

Berikut ini adalah contoh yang dapat di temui di Blog ku ini….

(1)
Feby haxxx wrote:
Assalamu`alaikum Wr. Wb Apa kabar ibu..
Semoga senantiasa dalam Lindungan Allah SWT. Amin
Saya sangat terbantu akan web site nya terutama akan peta madinah dan makkah, namun alangkah baiknya apabila ibu berkenan untuk dibuatkan dalam bentuk CD nya supaya kita lebih paham akan lokasi hotel di madinah dan makkah.
Terima kasih ibu dan maaf kalau mengganggu
Wassalamu`alaikum Wr. Wb
LUKMAN HAxxx, ST
021 32103xxx – 085 959 282 xxx
ria Saptarika wrote:
Assalammu ‘alaikum wr.wb.
Hi Feby haxxx,
Senang sekali amanakala apa yg sy lakukan sangat bermanfaat bagi anda, masyarakat dan apalagi dunia… sy lakuka itu bermula pd sulitnya sy mendapatkan data peta Makkah tsb, bahkan kalau anda familiar dgn data GPS Makkah, di web sy juga sdh sy upload waypoint Makkah dan Madinah.BTW: Terima kasih juga atas perhatian dan apresiasinya… sambil sy tambahkan sedikit bahwa gender sy adalah Male not female.Salam kenal
Thanks & Wssalam
Ria
http://riasaptarika.com
Feby haxxx wrote:
Oh ma`af ya, coba saya download map nya dan terima kasih atas infonya.
Mudah-mudahan apa yang anda buat bisa membawa manfaat dan barokah kepada seluruh umat Islam. Amin
Dan saya juga sudah kasih info ke teman yang butuh info peta makkah – madinah yang selama ini kurang jelas.
Matur nuwun Lukman H.
(2)
Tamam wrote:tamam_xxx@yahoo.com
salam hangat mbak…
saya cuma mo baca2 aja..karena senang baca2 hehe

Ria wrote:
🙂 Terimaksih atas kunjungannya…tapi sy bukan mbak lho..😉
Thanks & Wassalam
Ria
Feb 17, 7:24 PM – Volunteer Komunitas Pengguna Taman Internet Engku Putri
(3)
DINDA, <mamakepretxxx@yahoo.co.id>
Makasih banget ya mbak,ato mungkin pak. Alna gue takut bgt mghadpi UASBN. Thank you (tank nabrak kayu)!!!
From Latihan soal-soal UN/UASBN SD/MI & Prediksi soal 2008, 2008/05/14 at 6:55 PM

40 thoughts on “Nama ku Ria Saptarika (True Story)

  1. hehehe…malem pak….. kasus kita sama pak..!!!, nama bapak depannya ria, sedangkan saya depannya dian…. kalo’ orang ga’ tau di panggil mba’ dian…hehehe

  2. kakakakaka kalau manggil saya mbak joko ndak mungkin yaa🙂
    mbak ria maaf numpang tanya, pak ria itu yg mana yah🙂

  3. Tu kan malah nambahin he he…😀
    🙂 Ok just kidding! Gimanapun…terimakasih atas segala comment nya Mas Joko Mbak Dian.. eh maksudnya Mas Dian & Mas Andif.
    Demikian Wassalam
    Ria

  4. hhhe. . . . kalo skarang
    mah uda gada dong ya pak kjadian kayak gtu pas dibatam…sapa coba yang ga kenal bapak, hhe . . .
    oia pak, dulu bapak sempat kasi link bwt soal2 latian UAN SMA kmaren, makasi ya pak. saya LULUS !!!

  5. ha ha ha ha ha ha… mungkin dulu yg diharapkan lahir cewek eh ternyata lahir cowok,….aku jadi ingat kawanku namanya MIRA eh ternyata dia cowok…

  6. Ass.

    wakakak……..ada-ada saja ya pak……….padahal bapak udah jadi Wawako batam, massih saja banyak yg salah tafsir……hehe.

    awalnya sy mendengar nama bapak, ketika di calonkan PKS jadi wakil walikota….sy juga heran kok pake ria-nya ya…..hehe…

    pa khabar pak ? sehat2 saja ?

    http://berbahagialah.wordpress.com

  7. hehe tulisan pak Ria yg ini asli segar dan unik.
    Iya bener pak, bagian nama bapak yg msh maskulin memang cuman di bagian “sapta”nya saja🙂

    btw, kalo saya suka salah panggil di bagian nama belakang. Nama susinggih di imigrasi uda dua kali dipanggil “suningsih”. Pake pengeras suara lagi. Malu jadinya mau berdiri🙂

  8. hihih…lucu pak. dari sd sampe kuliah saya dikira cowok loh karena ada “ARGA”. padahal udah jelas-jelas nama depan Arliza hehehe…

    pas baru tinggal dibatam suami nyuruh pilih pak ria, saya malah nyeletuk “Ria kok bapak sih, ibuk kali” hehehee…maaf ya pak.

  9. saya sudah lama baca tulisan bapak ini.. jadi ingat dulu, waktu kecil saya sering iri dengan nama teman-teman yang keren (menurut saya). Nama saya, rasanya kok susah banget diingat orang, beda dengan nama kakak. Semoat juga kesal sama ortu… belakangan setelah saya berteman dengan banyak orang dari luar daerah ( sejak kuliah), saya tak peduli siapa nama saya, selam bukan berarti jelek, terserah deh..Btw, pernah agak gimanaaa gitu juga nggak Pak sam aortu yang ngasi nama?
    ———-
    Hmm… sama ya!

  10. Wah .. Saya lihat di biodata bapak sepertinya hari ini ada yang ulang tahun nih…

    Wah .. Pak Ria.. Selamat ulang tahun… Semoga sukses dalam membangun Batam menjadi kota yang kita idam2kan pak
    ———-
    Hi Masyarakat Madani,
    Terimakasih atas do’a dan ucapannya semoga Allah SWT. membelas kebaikan anda dengan pahala yg berlipat ganda.

    Thanks & Wassalam
    Ria

  11. assalammualaikum pak…
    maaf pak..cm klewatan 2 hari🙂
    slamat ulang tahun ya pak….
    smoga makin sukses dalam memimpin,dapat menjaga amanah slalu,dan tetap dipercaya masyarakat!! amin

    jgn lupa mkan2nya pak..(di tmpat favorit bpk itu..)hehehehe
    ————
    Hi Irsyadulhalim, Assalammu’alaikum wrwb.
    Amiin jazakillah atas do’a nya!

    Thanks & Waasalam
    Ria

  12. Assalammualaikum pak….
    iya saya kirain wanita / akhwat jadi wakil walikota di batam. koq baru denger….jadi tertarik cari blognya.oh ternyata bapak-bapak
    semoga sukses pak..
    ——
    Hi Mba’ Dinni, Terimakasih atas kunjungan dan usahanya🙂
    Ma’af ya tidak seperti yg diharapkan🙂

    Thanks & Wassalam
    Ria

  13. oalah.. tapi nama adalah doa orang tua kepada kita,,,,
    walaupun aku dakngerti arti dari nama bapak..
    tapi nama itu telah membawa bapak sampe ke jenjang wakil walikota..

    bersyukurlah pada Alloh ,..
    ——-
    Masya Allah, Ungakapan anda singkat tapi cukup bisa menggetarkan dada saya.
    Jazakallah atas tausyiah nya.

    Wassalam
    Ria

  14. Ya, yang pasti kita jangan pernah merasa risih dengan nama yang telah diberikan orangtua kita.

    Kawan saya kalau ketemu sering ngejek saya, katanya kalo namanya”Asep” level paling tinggi paling jadi dalang wayang.
    Saya sich jawab aja: Pak malam ini saya mau manggung semalam suntuk di tempat bapak, bapak jadi keamanannya saya kasi fee 5% mau?
    ——–
    Hi Kang Asep, Terimakasih atas nasihatnya.
    Tentu saja dan Insya Allah saya sependapat dengan anda, bahkan bioleh jadi sebagaimana sabda rasullullah SAW, Nama adalah Do’a maka boleh jadi kesuksesan kita sekarang tidak lepas dari keberkahan nama yg diberikan oleh orang tua kita.

    Semoga kesuksesan dan keberkahan selalu menyertai anda.
    Wassalam
    Ria

  15. walahhh.. sorry bout my comment on “..proyek tidak jalan karena takut terjerat hukum..”.
    Sungguh Pak saya tidak tahu kalau anda itu adalah laki-laki.. waduh.. Maaf yang sebesar2nya. karena bilangnya embak.. hahahahaha. it’s becoming your next story then.
    ————🙂
    No Problem!

  16. pak,maaf ya….bapak emank unik…kekekek….tp bagaimanapun bpk..adalah wawako kami yang kami hormati…semoga..apa yang bapak perbuat untuk rakyat batam..jadi ibadah buat bapak
    ——-
    Amiin…
    Terimakasih atas support dan do’a nya.
    Wassalam
    Ria

  17. Dear Bpk. Zakaria,

    Cuma mo ikutan minta maaf karena kami juga kirim paket a/n Ibu Ria Saptarika.. Heheheheh

    Maafin ya pak…
    ————
    Hmm😉
    No. Problem!
    Wassalam
    Ria

  18. Dear bang Ria

    Ni admin Ikatan Alumni ISTN Kampus Cikini Jak Pus, bang klo boleh numpang dung link web alumni http://www.ini.-istn.org, biar orang kenal and bisa berbagi informasi lewat web alumni.
    Trima kasih.

    Salam
    Admin INI-ISTN Jakarta Pusat
    ———-
    Siap!
    Sudah bos!
    Wassalam

  19. Ysh, pak Ria
    Assalamualaikum.
    Kami membutuhkan tempat Ibadah(Masjid/Mushola)
    tepatnya diperumahan Tiban Raya.
    setelah gambar/desig dan biaya dikalkulasikan, kami akan memulai pembangunan Masjid/Mushola yang dimaksud.
    Mohon kiranya bantuan dana, apakah itu dari pribadi bapak sendiri maupun dari Kantor Walokita.
    Contac person : Bpk H.Syahril (ketua pembangunan Masjid) 08127082223.

    dmkn ,terima kasih
    wasalam
    irianto

  20. untuk bapak Ria saya sangat terkesan dengan ceritanya dan terima kasih atas soal-soalnya mudah-mudahan dapat bermanfaat.
    ———-
    Sama-sama semoga bermanfaat & Sukses dalam menempun UN. Wassalam – Ria

  21. Hai… Pak Ria Apa kabar,

    Masih ingat di marah – marah ama KH Lim PT Thomson Batam…? Haa…aa Lucu ya.
    Selamat sekarang sudah sukses dan jadi orang pertama di Batam.. Sekali lagi selamat

    Nyoman Yudiana

  22. Yth. Pak Ria Saptarika,

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.
    Kami sebagai warga muslim di perumahan Graha Nusa Batam Batu Aji sangat semakin bertambah tahun warga muslin diperumahan kami semakin banyak dan bertambah, jadi keinginan kami sebagai warga muslim untuk minta diberikan lahan oleh pihak Depelover (PT. Pelangi Nusa Batam selaku depelover), namun proposal kami ditolak (secara halus mgk). Memang ditempat kami sudah didirikan sebuah musholat kecil yang letaknya di ujung jalan masuk dan paling belakang, itupun didirikan di daerah dekat parit saluran Otorita dan sangat tidak memadai dikondisi sekarang ini dimana daya tampung untuk sholat jum’at dan hari besar bahkan untuk sholat berjama’ah (hari biasa) tidak bisa menampung untuk shaff wanita, jadi sekarang hanya bisa ditempati oleh laki2x saja. Kita selaku warga Graha Nusa Batam telah mengajukan proposal ke Pihak depelover (pusatnya diJakarta) untuk disediakan lahan baru untuk fasilitas pembangunan Masjid, namum di pihak depelover batam menjawab dan menolak dimana mereka berdalih pembangunan masjid yang sekarang telah disetujui dan melalui kesepakatan dari warga 3 tahun yang lalu, namun kenyataanya Masjid sekarang tidak bisa menampung warga muslim untuk menjalakan aktivitasnya di masjid tersebut dikarenakan warga sudah mulai bertambah. Kami harapkan bantuan dari Bapak untuk membantu warga kita disini untuk mewujudkan pembangunan masjid yang lebih layak buat warga muslim diGraha Nusa Batam.

    Terima Kasih.

    Wassalam,
    Warga Muslim Graha Nusa Batam.
    ———
    Permasalah kita di Batam ini memang sulitnya mendapatkan lahan.
    Namun menurut saya dengan musyawarah sesama masyarakat sekitar, mungkin ada solusi yg bisa di dapatkan.

    Contoh:
    Apabila Musallah disana masih memiliki jalan, sebenarnya jalan tsb dapat di pasang tenda permanen tapi masih bisa dilalui oleh mobil, lalu pada saat waktu2 shallat jalan tersebut ditutup sementara dan di pasang tikar atau karpet.

    Atau alternatif lainnya dengan melihat kondisi dilapangan.

    Kalau ada hal yg perlu dibicarakan saya dapat ditemui di kantor.
    Wassalam
    Ria

  23. Yth. Pak Ria Saptarika.

    Kita sebagai warga batam yang sedang mengurus KTP dan KK dimana untuk pengisian formulir diisi dikeluarahan masing2x tempat tinggalnya. Kita menanyakan uang administrasi yang dimintai oleh pejabat/pegawai keluarahan sebesar 10.000 rupiah dengan alasan sebagai biaya administrasinya. Yang saya pertanyakan:
    1. Apakah uang tersebut memang resmi dan telah disetujui oleh pihak Pemerintah daerah setempat?
    2. Apabila disetujui maka diharapkan pejabat kelurahan tersebut menginformasikan ke masyarakat kalau memang benar adanya biaya administrasi tersebut dengan menempelkan rincian biayanya sehingga masyarakat bisa mengetahuinya dengan jelas. Ini adalah proses pembelajaran terhadap masyarakat dan diharapkan dapat dipahami oleh masyarakat.
    3. Apabila memang tidak ada biaya administrasi diharapkan pemerintah daerah menindak tegas oknum yang berada dikeluarahan tersebut.
    4.Apabila memang nantinya dibebankan biaya untuk administrasi sebesar 10.000 tolong semua fasilitas dikantor tersebut ditingkatkan dari sumber daya manusianya (melayani dengan senyuman misalnya) dan juga fasilitas penunjang lainnya
    5.Untuk tarif parkir saya harapkan para pegawai parkir dipasar tradisional atau didaerah pertokoan untuk memberikan karcis (tanda bayar parkir) kepengguna parkir dan tolong disosialisasikan dimana warga menilai apabila karcis tersebut tidak diberikan maka uang parkir tersebut tidak jelas larinya kemana dan tidak ada pertanggung jawabannya. Warga meminta pemerintah daerah memberikan informasi kepada warga mengguna parkir untuk meminta tanda bayar parkir dan untuk mengindahkan oknum yang meminta parkir tanpa bisa memberikan karcis yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.

    Mohon diperhatikan ini adalah proses pembelajaran pemerintah terhadap warga masyarakatnya.

    Satu hal lagi masalah pembangunan jalan dimana warga batu aji saya liat kurang diperhatikan ruas jalan nya dimana mulai dari Simpang Barelang/Tembesi kondisi jalan kurang baik dan dapat membahayakan bagi mengguna jalan, terlalu banyak jalan yang rusak dan berlubang serta tidak rata. Lagi masalah jalan dimana tidak adanya pembatas jalan yang layak yang mengakibatkan sering terjadinya kecelakaan. Mohon diberikan jawaban dan keluhan warga Batam.

    Terima Kasih,

    Wassalam
    Warga Batam
    ———-
    Warga Batam yg sy hormati, terimakasih atas laporan dan pertanyaannya.
    Sayangnya anda tidak meberikan data jati diri anda berupa email, nama & informasi lainnya yg jelas.
    Walaupun sy tahu bahwa apa yg anda samapaikan bernar.

    Berikut saya jelaskan:
    Perpanjangan KTP sama sekali gratis! kalau ada pungutan berarti itu pungli, bahkan dilaporkan ke polisi aja boleh, berikan kami nama serta bukti pendukung biar kami tindak pelakunya.

    Sedangkan pembuatan KTP baru dikenai biaya hinga Rp.5.000,- saja, sedangkan KK rp.10.000,-

    Untuk Parkir, anda sebaiknya memang meminta karcir parkir, bila tidak maka jangan berikan uang parkir nya.

    Demikian, semoga bermanfaat & Wassalam
    Ria

  24. Yth. Pak Ria,

    Terima kasih atas komentarnya, namum menurut kami sebagai warga muslim graha nusa batam, lahan disana masih banyak yang kosong masih berupa tanah lapang, jadi mengingat keadaan tersebut kami hanya meminta bantuan moril untuk menekan pihak developer untuk bisa memberikan tanah tersebut yang notabene untuk kepentingan masyarakat muslim Nusa Batam. Dan kalau memang Bapak merasa terpanggil untuk membantu, Bapak bisa datang dan melihat sendiri secara langsung keadaaan disana. Sebelumnya terima kasih atas bantuannya.

    Wassalam,
    Warga Muslim Graha Nusa Batam
    ————-
    Kalu begitu saya kira itu hak warga untuk mendapatkan fasum disana bila masih banyak lahan yg kosaong.

    Menurut hemat saya warga sendiri juga harus kompak, solid dan bersemangat dalam mengusahakan ini, karena ini adalah hak warga thd developer… seperti banyak tempat lain (perumahan lain) yg saya ketahui mereka benar2 susngguh2 mengusahakannya.
    Saya akan bantu cek melalui tata kota pemko Batam, berapakah persentasi fasum yg harus mereka sediakan.

    Demikian & Wassalam
    Ria

  25. Yth. Pak Ria,

    Terima kasih banyak atas dukungan moril dari anda, semoga ini bisa membantu kami warga muslim Graha Nusa Batam. Besar harapan kami untuk membangun masjid di perumahan kami, kami berharap sebelum Ramadhan ini kami sudah bisa mulai membangun masjid tersebut.

    Wassalam,
    Warga Muslim Graha Nusa Batam
    ———–
    Wahai Warga Muslim Graha Nusa Batam, Assalammu’alaikum wrwb.

    Insya Allah, apa yg dapat saya bantu?
    Salam hormat.
    Ria

  26. Yth. Pak Ria,

    Kami sebagai warga muslim nusa batam memohon agar bapak meninjau dan mendesak pihak developer untuk segera menyediakan tempat pembangunan Masjid yang lebih layak dan lebih besar di perumahan graha nusa batam. Karena alasan penolakan dari pihak developer bawasanya sudah ditembuskan ke pihak Otorita dan Pemko dan kami sangat tidak percaya. Kami sekali lagi meminta bapak untuk mendesak pihak developer untuk menyediakan lahan yang cukup untuk dapat menampung warga muslim baik dari Tahap 1 ( yang sudah terbangun) maupun nanti buat tahap 2 dan 3 (yang dalam proses pembangunan). Anda dapat mengkonfirmasikan hal tersebut ke pihak ketua RW setempat (pak Abdi Utomo). Sekali lagi mohon diperhatikan permintaan kami warga muslim nusa batam.

    Terima kasih atas perhatiaannya.

    Wassalamua’alaikum Wr. Wb.

  27. Bpk ,Ria Saptarika
    yang terhormat

    assalamualikum,
    saya warga batam,kemarin ikutan lomba blog,semoga kota batam semakin maju denganya lomba blog.

    dengan adanya Batam visit 2009, saya ada masukan untuk Bpk , bahwa kita harus serius dalam hal pariwisata di Batam.
    Dan yang ingin saya usulkan kedepan adalah adanya “KEBUN BINATANG DI BATAM”.Batam inikan termasuk kota besar, maksudnya sudah terkenal di Indonesia , terbukti dari Sabang sampai Merauke ada yang merantau ke Batam, Bahkan Orang-orang Jakarta aslipun Mengadu nasib di Batam.
    Nah, kalau saya lihat biasanya itu kebun binatang itu dikelola oleh Pemerintah Daerah,jadi memang ini tanggung jawab Pemerintah dan masyarakat Batam.
    Mungkin bisa kita renungkan bahwa,anak-anak diBatam (khususnya yang lahir di Batam) kalau kita tanya , pernahkan melihat Gajah,Harimau,Badak,Singa , pasti kebanyakan menjawab Belum, karena memang tidak ada kebun binatang di Batam.Mungkin ada yang pernah melihat, itupun diajak orangtuanya ke kampung halamannya,dan itupun biayanya mahal.
    Alangkah sayangnya Batam yang sudah dikenal luas tidak memiliki kebun binatang, sementara Pak, Indonesia adalah banyak terdapat satwa-satwa yang pantas untuk di pamerkan dalam kebun binatang,dan kalau kita tahu , Singapura yang tidak mempunyai satwa /hutan pun bisa ada ZOO disana.
    Jadi anak-anak kita tidak hanya mengenal nama dan gambar tetapi dengan adanya kebun binatang ,merekapun bisa melihat dengan mata kepala sendiri, ” oh, ini yang namanya , Gajah, Harimau , Singa dll.”
    semoga ini bisa menjadi agenda Bapak dan jajarannya terima kasih.

  28. Pak Ria , Saptarika
    Yang terhormat,

    Assalamualikum,

    Saya ingin meneruskan kembali,masalah wisata,karena saya ingin Batam Maju di dunia wisata.
    Tadi saya ingin adanya KEBUN BINATANG DI BATAM,kalau bisa kebun biantangnya konsepnya adalah safari jadi seperti TAMAN SAFARI DI BOGOR,kalau itu bisa terwujud berarti di Indonesia Taman Safari hanya ada dua di Bogor da di Batam,alangkah elaknya Batam ini, bisa dipastikan pak, warga Sumatra khususnya padang medan , aceh, pasti akan berwisata ke Batam , dan juga Pekan Baru,Dan kalau itu bagus , wisatawan Singapura , Malayaisiapun akan membanjiri Batam.
    Selain kebun binatang, ada lagi yang saya usulkan yaitu
    “UNDER WATER”
    Batam yang dikelilingi oleh laut , adalah salah satu modal yang sangat bagus dalam dunia wisata.
    sekali lagi Singapura mempunyai Under water, Kita pun bisa mengapa nggak,
    Kalau pemerintah serius berbenah dalam memajukan pariwisata Batam,Maka semua akan terwujud.
    Pemerintah bisa bekerja sama dengan swasta dalam membangun Under Water.
    pokoknya kalau ada sea word/ under water dibatam, sudah deh , bisa dijamin Batam akan menjadi DAERAH KUNJUNGAN WISATA.
    BAIK TURIS LOKAL ATAUPUN MANCANEGARA.
    semoga inipun menjadi agenda Bpk dan jajaranya, terima kasih.

  29. Hello pak Ria apa kabar??
    Pertama ketemu Bapak kaget juga sih….
    Ganteng ganteng kok namanya agak feminim ^_^
    Cerita nya lucu pak…bisa membantu menghilangkan stress.

  30. Syarat Pendaftaran PSB Online 2009 untuk SMP & SMA.

    Perkembangan baru pada dunia pendidikan dg menerapkan system pendaftaran penerimaan siswa baru secara online merupakan suatu kemajuan.
    Dalam penerimaan siswa dilakukan perhitungan NILAI USBN + RATA2 NILAI RAPORT 3 SEMESTER ( Utk masuk SMP RAPORT Semester Ganjil kelas IV, V & VI, dan utk SMA RAPORT Semester Ganjil Kelas I, II & III).
    Ini sudah sangat adil, karena ada pengaruh nilai raport untuk penerimaan siswa baru, yg mungkin nilai USBN nya anjlok oleh suatu masalah.
    TAPI sangat disayangkan, kenapa PANITIA penerimaan hanya meminta foto copy raport saja?. Tentu ada kemungkinan setelah raport di fotocopy, nilainya di UBAH dan kemudian dilegalisir sekolah. Selain itu umunya legalisir yang dilakukan sekolah hanya pada covernya saja, tidak pada bagian nilai. HAL INI akan sangat memberikan PELUANG untuk perbuatan CURANG. Kalau pihak panitia mengatakan akan melakukan verifikasi kemudian setelah siswa diterima, KENAPA TIDAK PADA TAHAP AWAL SAJA??, sementara untuk nilai USBN kenapa panitia minta dilampirkan yang asli. Kenapa RAPORT yang sangat menentukan hanya di minta yang foto copy?? (walau dilegalisir pada bagian cover saja)
    ———–
    Hi Pak Maihardi, Assalammu’alaikum wrwb.
    Sy sependapat bahwa masukan yg disampaikan itu bagus sekali, kami akan wajibkan diwaktu mendatang.. walaupun sebenarnya banyak sekolah yg sdah menerapkan harus menunjukkan raport asli, tapi memang tak menutup kemungkinan masukan tadi juga bisa terjadi.

    Persyaratan nilai USBN sebenarnya kalaupun nilai mereka dirubah (dipalsukan/walaupun dari kepala sekolah asal), maka akan tertangkap secara otomatis saat pendaftaran Online, karena nilai USBN yg dimasukkan adalah otomatis dalam database system yg begitu nimasukkan NIS nya maka nilainya muncul otomatis.

    Tambahan Info, kalaupun raport itu dapat membantu tapi prosentasenya cuma 20% saja.

    Demikian semoga bermanfaat.
    Salam tuk keluarga.
    Wassalam
    Ria

  31. Assalamualaikum,

    Bapak Ria yang terhormat, saya mau menanyakan perihal pembagian Tabung Gas…
    Saya warga Kavling Mangsang Lestari Tanjung Piayu, pada saat pendataan Tabung gas kami dinilai tidak layak, dan hanya kira” 20 Rumh tangga yg dinilai layak tapi itupun sampai sekarang belum dibagikan (dengar” juga katanya tdk akan ada pembagian lagi karena tabungnya sdh habis). Apakah warga Perumahan Muka Kuning Indah I (GENTA I) Batu Aji lebih layak dari pada kami yg tinggal di kavling, menurut pengakuan teman saya ( warga GENTA I) semua warga mendapat jatah tabung gas tersebut dan sudah dibagikan, bahkan sampai Anak kost kamar per kamar juga mendapat jatah. Mohon sedikit penjelasan, apa kira” alasan yg menyatakan byk warga di kavling kami dinilai tidak layak. Mohon maaf sbelumnya, terimakasih.
    ————-
    Hi Bua Sari, Asalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas laporannya.
    Insya Allah akan saya tindak lanjuti kepada dinas terkait, serta akan memberi jawaban via email

    Wassalam
    Ria

  32. Assalamu’alaikum Wr. Wb.

    Pak Ria, Saya minta tolong follow up dari rencana tempat pembangunan masjid di Perumahan Graha Nusa Batam. Hasilnya sekarang tinggal menunggu dari pihak developer untuk memberikan lahan berupa rencana (site plan) yang ternyata berbeda dengan kesepakatan awal dari pihak warga dimana warga meminta lahan di tengah dengan ukuran lahan 40×100 m ternyata dari site plan yang diberikan oleh pihak developer diberikan hanya 30×30 itupun dipinggir dan tampak berapa dikawasan rendah (rawan banjir) dan juga belum diberikan surat hibah kepada warga. Pak Ria yang sangat saya hormati dan kita dari warga sangat mendampakan pemindahan lahan masjid ditempat yang layak..mohon dengan sangat bantuan dari bapak mengenai masalah ini..kami dengar dari tim internal kami..pihak Pemko dan Otorita tidak bisa berbuat banyak dengan masalah ini..karena dari pihak developer memiliki bantuan (backup) dari Jakarta (pihak pusat). Sekali lagi mohon untuk dibantu. Semoga Allah SWT senantiasa merido’i langkah kita warga muslim Graha Nusa batam.

    Wasssalam,
    Warga Muslim Nusa Batam.

    • Hello ST Pang,
      Nice to see you, long time never see each other, how are you & how is your business? Btw: give me your email.
      Best & warm regards

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s