Batam Mimpikan Kota Internet

Jumat, 08-08-2008 | 00:00:00

BATAM, TRIBUN – Warga Batam akan semakin mudah dan murah dalam menggunakan internet. Pemko Batam telah membuat konsep Batam Digital Island (BDI) bisa mewujudkan fasilitas internet secara gratis.

Hal tersebut tertuang saat Seminar Nasional TIK (Tekhnologi Informasi Komunikasi) Nusantara di Planet Holiday, Kamis (7/8). Seminar ini juga dibarengi dengan pameran Indonesia ICT (Information Communication and Technology) Expo 2008 di Mega Mall Batam Centre.

Staf Khusus Menkominfo Suwono Harto Suparman mengungkapkan, pemerintah Indonesia menargetkan pada 2015 akan ada 150 juta masyarakat Indonesia yang sudah melek internet. Sebanyak 120 juta di antaranya diharapkan tidak hanya sebagai pengguna melainkan sudah menjadi pelanggan internet.

“Saat ini yang melek internet sekitar 35 juta orang. Sementara yang benar-benar pengguna dan berlangganan memang baru sekitar 3 juta orang,” ujar Suwono.

Di Batam, area hotspot sudah tersebar luas terutama di mal-mal dan hotel. PT Telkom telah menyediakan hotspot di dataran Engku Putri Batam Centre dan Taman Hot Spot, Tiban.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepri, Eddy Wijaya menyebut Kepri sangat dekat dengan lima negara yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Brunai dan Vietnam, sehingga sangat rentan disusupi pihak luar.

Apalagi Provinsi Kepri, terdiri dari pulau-pulau kecil hanya 4 persen luas daratan dan 94 persen lautan. “Saya sangat setuju teknologi bisa menyatukan satu pulau dengan pulau lain. Kalau tidak ada ini akan sulit mendeteksi gangguan yang masuk ke wilayah kita. Karena itu kami sangat mendukung penerapan teknologi ini,” paparnya.

Dalam waktu yang bersamaan Pemko dan Kadin mengadakan pameran teknologi di Mega Mall Batam Centre. Pemko Batam memberi layanan kepada masyarakat untuk melihat secara langsung nomor induk kependudukan (NIK) dalam KTP Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK).

Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika menyebut semua warga yang ingin melihat nomor induk kependudukan diperbolehkan. “Silakan warga datang melihatnya,” paparnya.

Pameran itu diikuti 40 peserta yang berasal dari instansi pemerintah, departemen, kementerian, lembaga non departemen, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, Perusahaan BUMN, Perguruan Tinggi/Akademisi, serta perusahaan swasta yang berkecimpung di bidang TIK, dan masyarakat umum meramaikan pameran tersebut.(hat/rnd)

9 thoughts on “Batam Mimpikan Kota Internet

  1. pengennya sih n’tar di batam kalo mau ngenet ga perlu bayar lagi p Ria 🙂
    ———
    Wah Mas Tigis ini idenya luar biasa…pengennya saya sih gitu juga, tapi gimana ya… saya tambah satu Hotspot di Tiban saja… sudah ada beberapa yg complain, apa lagi kalau mencakup seluruh Batam, bisa-bisa ngak ada lagi yang mau investasi infrastructure IT di Batam, sebab gratis sih, ngak ada income lagi buat ngembaliin modal investasi mereka…
    So saya kira cukup di fasum atau taman2 kota saja kale!!!

    Thanks & Wassalam
    Ria

  2. Yth. Pak Ria, di Ritech Expo 2008 juga sudah dicanangkan ‘Cimahi Cyber City 2010’. Begitu regulasi WiMax keluar Okt ini, sudah ada investor dari Taiwan yg akan segera menguji cobanya. Ayo Pak, jangan sampai ‘Batam Digital Island’ ketinggalan.
    ——-
    Hi BM, Senag bisa berbagi informasi dengan anda, mari kita jadikan Indonesia senagai masyarakat yg maju dalam ICT, Insya Allah di Batam pada ICT Expo 2008 lalu sudah di sosialisasikan oleh Staf Khusus Mentri Kominfo Bpk.DR.Suhono bahwa Wimax akan di launcjing sekitar September/Oktober 2008, kami beserta seluruh stack holder terkait di Batam siap menyambut hadirnya Wimax di Batam…Sukses juga buat Cimahi Cyber City 2010.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  3. sip pak!!
    maaf sblumnya..bukan bermaksud memojokkan tp kita kn sama2 mengingatkan 😉
    jgn sampe tempat yg disediakan untuk menggali informasi, malah disalahgunakan…kn sayang pak…hehehehehe…
    kami dukung usaha bapak utk membuat batam menjadi kota digital island…

    sukses pak!!!

  4. Pak Ria Yth,
    Ass.Wr.Wb.

    Kanapn tuh SEZ akan terwujud di BBK? Koq kayaknya makin tenggelam saja. Belum ada kemajuan yang berarti di Batam.
    ——-
    Hi Pak Ngaliman Assalammu’alaikum wrwb.
    Senang sekali bisa silaturahiem via dunia maya… gimana tugas2 di kantor saat ini?
    Kangen juga nih ingat masa-masa kita di Masjidil Haram… sungunh perjalannan yang tak terlupakan.

    BTW: Mengenai FTZ kan tinggal nunggu BPK (Badan Pengusaan Kawasan) saja dan semoga tidak terlalu lama lagi… sementara semua regulasinya kan sudah selesai, do’akan saja segera, sehingga kita cepat menjadikan “Batam sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional”.

    Thanks & Wassalam
    Ria

  5. Saya dukung terus Pak Ria. Semoga dalam masa kepemimpinan Pak Ria dan Pak Dahlan, Batam benar-benar bisa jadi lokomotif ekonomi nasional bukan hanya tempat membangun real estate yang tidak memiliki arti yang signifikan. Batam harus mengejar ketertinggalannya seperti Beijing. Kalau bisa dalam waktu setahun ke depan, suasana di Kota Batam sudah harus seperti suasana di negara-negara maju. Para penghuni RULI yang miskin sebaiknya diberi uang santunan dan dipelihara oleh Pemkot sebagaimana yang diamanahkan dalam Pasal 34 UUD 1945. Pelabuhan tikus2 segera diresmikan jadi pelabuhan internasional ya Pak…Batam juga jangan konsumtif beli mobil bekas limpahan Singapura saja. Segera bangun pelabuhan berkelas internasional seperti di Tanjung Pelepas dalam waktu tiga bulan ke depan. Gratiskan pendidikan hingga Universitas bahkan jika perlu sekolahkand putra tempatan hingga ke Harvard dan Al Azhar di Mesir.
    ——–
    Mantab!!!
    luar biasa, masukan dan gagasan nya bagus sekali, we’ll do our best.
    Terimakasih atas support dan do’a nya.
    Semoga Batam cepat menjadi Lokomotif pertumbuhan ekonomi Nasional.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  6. Jika Pak Ria mampu mewujudkan Batam sebagai maket negara maju di Indonesia, saya kira dukungan rakyat akan amanah sebagai Capres RI 2014 dari PKS bukan suatu hal yang mustahil. Selamat berjuang Yaaa…akhi

    Salam,

    Ngaliman

  7. Assalamu’alaikum wr. wb. Pak
    Saya sebagai warga tg pinang menjadi iri nih Pak melihat batam sudah mencanangkan sebagai kota internet. Tentunya akan membuat warga batam semakin dapat mengikuti derap lajunya arus globalisasi yang dapat membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi warga batam nantinya.
    Mudah-mudahan langkah Pak Ria dapat diikuti oleh pimpinan di tg. pinang sehingga nantinya fasum dan taman kota bisa menjadi tempat yang lebih bermarwah dan bermanfaat bagi khalayak ramai.
    Salut buat kota Batam.
    ——–
    Hi Mas Adi Wijaya, Assalammu’alaikum wrwb.
    Amiin Jazakallah atas apresiasinya.
    Insya Allah Tg.Pinang juga bisa mengikuti apa yg dilakukan Batam.

    Thanks & Wassalam
    Ria

  8. Assalamu’alaikum wr. wb. Pak
    Mudah-mudahan dengan segala kesibukan yang padat, Pak Ria tidak melupakan permohonan saya tempo hari untuk menyampaikan kepada kolega pimpinan di tg. pinang untuk dapat mengikuti langkah kota batam menjadi kota digital.
    Saya yakin dengan fasilitas yang disediakan oleh pemerintah akan menjadi katalisator kemajuan dan pengembangan kualitas warga masyarakat sehingga dapat menunjang terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran seluruh rakyat.
    Amin.
    ——–
    Hi Pak Kapten pom (udara) Adi Wijaya, Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimaksih atas kunjungan dan comment nya.
    Insya Allah saya sudah bicara dengan GM Telkom dan beliau bersedia, tinggal pihak Pemerintah Kota Tg.Pinang lagi saja, karena belakangan ini saya jarang bertemu dengan pejabat pemerintah Kota Tg.Pinang.

    Insya Allah akan saya usahakan.
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s