Beri Akte Kelahiran untuk Anak Terlantar

Jumat, 15 Agustus 2008|06:24:14WIB

BATAM (BP) – Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika menjanjikan memberikan kemudahan dalam pengurusan akte kelahiran bagi anak-anak yang diterlantarkan orangtuanya setelah dilahirkan. Bahkan Ria meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mendata dengan baik anak-anak terlantar, lalu mengeluarkan akte kelahiran mereka.
“Saya akan berusaha memfasilitasi. Saya akan sampaikan ini ke Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk) Kota Batam,” ujarnya kemarin.
Sebelumnya, Kabid Pencatatan Sipil, Disduk Kota Batam M Jamil pernah menyampaikan, Disduk Kota Batam akan memberikan akta kelahiran gratis secara cuma-cuma terkait penemuan bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan tergeletak di bak lori di parkiran komplek ruko Fanindo blok Q, Batuaji Ahad (3/8) lalu tanpa status.
“Dengan syarat yang menemukan bayi tersebut membawa surat berita acara (BAP) dari pihak kepolisian,” kata Jamil kepada Batam Pos.
Menurut Jamil, pemberian akte kelahiran yang bersangkutan berbeda dengan biasanya yakni tanpa ada nama ayah dan ibu.
Namun, Wawako mengharapkan dalam bukti hitam diatas putih tersebut harus dicantumkan siapa nama orang tuanya. “Tidak mungkin kosong. Tanpa menyertakan nama orang tua. Setidaknya orang tua angkat,” tutur Ria. Pasalnya hal ini akan menyangkut tentang jati diri seorang anak di kemudian hari. “Terlebih anak perempuan yang membutuhkan seorang wali nikah,” tambahnya.
Untuk itu, Ria akan mengadakan rapat koordinasi dengan pejabat yang terkait berkaitan isi kesepakatan yang akan di cantumkan di dalam akte kelahiran seorang anak terlantar.
Sementara itu, Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial, Dinsos Kota Batam, Nurhasni Trosna mengatakan untuk mengadopsi anak harus disertai rekomendasi Dinsos.
“Yang memenuhi persyaratan yang dikabulkan,” tambahnya.
Adapun syaratnya, minimal telah menikah lima tahun dan belum memiliki keturunan, surat keterangan dokter yang menyatakan pasangan keluarga itu tak lagi bisa mendapatkan keturunan, surat izin kedua belah pihak mertua dan lain sebagainya.
“Pastinya seagama mampu membiayai kebutuhan hidup anak yang akan diadopsi,” imbuhnya. Kemudian surat rekomendasi tersebut dipergunakan untuk proses selanjutnya di pengadilan.
“Pengadilan yang mementukan layak atau tidak,” tuturnya.
Sementara itu, jika yang akan mengadopsi adalah warga negara asing, maka surat keterangan rekomendasi adopsi anak, tidak lagi dikeluarkan Dinsos.
“Melainkan Departemen Sosial,” tukasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, jumlah anak terlantar yang terdata pada Yayasan Pembinaan Asuhan Bunda (YPAB) Batam sepanjang tahun 1986 hingga Agustus 2008 yaitu sebanyak 55 anak. Sementara kurang lebih 600 anak berada di 30 panti asuhan yang tercatat di Dinsos Kota Batam. (cr10)

Advertisements

One thought on “Beri Akte Kelahiran untuk Anak Terlantar

  1. Excellent read, I just passed this onto a friend who was doing some research on that. And he actually bought me lunch since I found it for him smile Therefore let me rephrase that: Thank you for lunch!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s