Banyak Tak Dipakai Ngantor

Senin, 25 Agustus 2008|05:22:03WIB

“Kalau ada sidang paripurna, tiba-tiba hujan turun. Terus anggota dewan tak punya mobil, ia naik motor atau harus naik taksi, kan bisa terganggu.” Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota (Wawako) Batam, Ria Saptarika, saat isu soal penarikan 42 mobil dinas Pemko Batam yang dipinjamkan ke 42 anggota DPRD Batam menghangat di media, beberapa waktu lalu.
Ria beralasan, peminjaman mobil terhadap anggota Dewan dilatar belakangi keinginan Pemko untuk meningkatkan kinerja wakil-wakil rakyat itu. Sepintas, memang nampak seperti sebuah niat yang mulia. Namun, jika memperhatikan perkembangan akhir-akhir ini, bisa jadi keinginan Pemko itu mulai bergeser.
Bukan karena kinerja anggota Dewan yang tak meningkat, tapi karena sudah banyak anggota Dewan yang ke kantor tak pakai mobil pinjaman Pemko itu. Dari 42 anggota dewan, mungkin yang pakai mobil dinas bisa dihitung dengan jari. Banyak anggota Dewan yang pakai mobil pribadi. Bahkan, tak sedikit yang berganti-ganti mobil, saat masuk kantor. Sementara mobil plat merah mereka, entah berada dimana.
Namun, ada juga yang cukup menggunakan sepeda, seperti Yudi Kurnain dari PAN misalnya. Sejak beberapa waktu lalu, Yudi selalu mengayuh sepeda dari rumahnya ke Gedung Dewan. Ruslan Kasbulatov dari PDI Perjuangan, juga sering naik sepeda motor.
Meski banyak tak dipakai ngantor, perawatan berkala mobil-mobil anggota Dewan itu tetaplah ditanggung Pemko Batam. “Karena itu aset kita, pemeliharaannya juga ditanggung kita,” cetus Ria. (med)

3 thoughts on “Banyak Tak Dipakai Ngantor

  1. Sebaiknya mobil-mobil tersebut ditraik kembali dan dijual untuk kemudian unagnya digunakan untuk rakyat. Adalah tidak elok harus mengeluarkan uang rakyat untuk merawat mobil-mobil yang tak terpakai dan semestinya tidak boleh diberikan kepada DPRD. Merupakan suatu kemubaziran di tengah himpitan kemiskinan rakyat di RULI-RULI. Ingat NERAKA!!!
    —————
    Pak Kolonel Pnb. Achmad Yasin yang saya hormati dan saya banggakan.
    Terimakasih atas kunjungan dan masukannya.
    Mengenai Mobdin ini sudah terjadi pada kepemimpinan sebelumnya, akan sangat banyak timbul ekses negatif lainnya bila hal ini kita tarik.
    Walaupun saya sependapat bahwa effisiensi secara terus menerus harus selalu di tingkatkan guna menjadikan pemerintah yang Good Governance & Cleen Government serta dicintai Rakyat.

    Terimakasih atas masukannya, semoga kami diberikan kemudahan untuk memperbaikinya
    Demikian dan terimakasih atas perhatiannya.
    Wassalam
    Ria

  2. kalo tujuannya positif! it’s oke la… go ahead…
    ———
    Mantab comment Bang Binsar kali ini cukup moderat… saya yg termasuk sependapat walaupun sebagaimana tujuannya itu mestinya dapat meningkatkan kinerja.

    Thanks Bang Binsar & Wassalam
    Ria

  3. Positif apanya? Lha wong Batam itu bagai Pulau tak terurus. Industri tak berkembang pesat dan selalu dibodohi oleh Singapura!!!
    ———
    SIAP!!

    Pak Kolonel Pnb. Achmad Yasin, M.Sc.

    Kita harus bangkitkan Rasa Nasionalisme kita!

    BTW: Begitu comment langsung Shack Mate
    Thanks & Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s