Pesta Rakyat di Pantai Memban

Selasa, 26 Agustus 2008|09:33:33WIB

Menikmati Sajian Dendang Melayu ā€˜60-an

Minggu (24/8) Tanjung Memban berdendang pop ye ye. Baru dengar jenis lagu ini? Bisa jadi. Tapi begitulah nama keren lagu pop yang satu ini
Putut Ariyo Tejo, Batam

Pop ye ye adalah sebuah lagu pop biasa namun masyarakat Tanjung Memban, Batu Besar mengenal lagu pop ye ye untuk menyebut lagu pop melayu tahun 1960-an.
Mendengarkan lagu – lagu melayu ’60-an sungguh memberikan suasana yang berbeda. Sebuah lagu yang jarang atau bahkan tidak pernah kita dengar namun bisa membuat kaki langsung bergoyang.
Hari Minggu lalu, lagu-lagu era jadul (jaman dulu) itu didendangkan untuk memeriahkan Pesta Rakyat memperingati hari kemerdekaan ke 63 RI di lingkungan Kecamatan Nongsa.
Tanjung Memban yang memiliki pantai yang menghampar sepanjang desa dipilih sebagai lokasi puncak acara Agustusan karena memang memiliki pemandangan yang indah. Tanjung Memban terletak di Batu Besar tidak jauh dari PT Citra Lautan Teduh. Untuk mencapai ke sana harus menempuh jalan lebar namun masih berupa macadam, belum diaspal. Tapi itu tak jauh, sebab mendekati pantai pemerintah telah mengaspalnya hingga ke pantai.
“Baru lima bulan lalu jalan ini diaspal,” ujar seorang warga sembari menimba air dari sumur untuk kebutuhan jamban umum untuk membilas diri setelah bermain di pantai.
Tanjung Memban memang digadang-gadang untuk menjadi daerah tujuan wisata baru di Batam.
“Pengaspalan jalan akan diteruskan,” ujar Wali Kota Batam Ahmad Dahlan dalam sambutan membuka Pesta Rakyat Kecamatan Nongsa. Ia mengatakan banyak pantai di Batam namun warga tak bebas menggunakannya karena terletak dalam sebuah kawasan resort kalaupun ada seperti Pantai Melur namun jauh letaknya. Tanjung Memban dinilai representataif sebagai area hiburan keluarga.
Pesta Rakyat resmi di buka wali kota pukul 14.00, namun warga telah hadir di lokasi sejak pagi.
Menunggu tentu pekerjaan yang menjemukan, namun kali ini adalah perkecualian. Pasalnya warga tetap bisa bermain di pantai atau sekadar duduk ngobrol sembari menikmati penganan yang dijajakan di lokasi acara sembari menunggu Pesta Rakyat dimulai.
Panitia pun tidak membiarkan panggung sederhana yang telah berdiri, kosong melompong, ada grup band Amela alias Anak Melayu yang setia menemani warga berleha – leha dengan sajian lagu pop melayu ’60. Yah, hari itu jangan harap dengar lagu Peter Pan, Ungu atau grup band yang saat ini sedang ngetop, hari itu adalah tempat untuk lagu pop melayu ’60-an. Bahkan, untuk hadirin yang ingin menyumbangkan lagu juga harus membawakan lagu pop melayu lawas tersebut.
Ditingkahi debur ombak pantai Memban dan semilir nyiur melambai lagu pop melayu ’60-an yang dibawakan membuat seolah membawa kita untuk bernostalgia.
Menariknya pop ye ye ini ternyata sangat elok untuk mengiringi warga berdansa-dansi. Bahkan sebelum walikota hadir beberapa pejabat Pemko juga berndasa-dansi. Rancak benar sepanjang dendang senyum lebar merekah diantara mereka. Nampak Asisten Ekbang Syamsul Bahrum, Camat Nongsa Ahmad Tarmizi, Kepala Badan KesbangLinmas Zulhendri, Kakanpora Jefridin dan lainnya, asyik berjoget diiringi lagu Tanjung Katung. Tepat mereka selesai berdendang rombongan walikta datang.
Puncaknya adalah lomba joget pop ye ye oleh utusan dari kelurahan se Kecamatan Nongsa. Gerakan dan busana mereka benar-benar gaya ’60-an, tak pelak derai tawa dan tepuk tangan senantiasa bergema memberikan penghargaan tertinggi untuk mereka, tidak terkecuali wali kota Ahmad Dahlan.
Ahmad Dahlan menghabiskan masa kecil di sana, tak salah jika pembawa acara mengajak wali kota dan hadiri untuk bernostalgia. Lomba joget pop ye ye ini ikuti oleh sekelompok penari. Dalam sebuah kelompok terdiri dari 6 orang perempuan atau lebih. Dulu joget seperti ini dikuti oleh ibu-ibu usia tua namun sekarang banyak diikuti oleh kaum muda.
Mendung bahkan hujan yang mengguyur tak membuah acara jadi mentah. Sebuah kelompok joget tetap menari ditengah rintik hujan. Hamparan laut yang tah jauh dari lokasi menjadi latar yang indah dari sebuah panggung rakyat.
Pagi harinya, Kecamatan Nongsa bekerjasama dengan KNPI Kecamatan Nongsa mengadakan lomba lintas alam yang diberangkatkan oleh Wakil Walikota Ria Saptarika. Start di Kantor kecamatan dan finish di panggung rakyat Pantai Memban. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s