Tampung 2.864 Penumpang

Kamis, 11-09-2008 | 00:00:00

BATAM, TRIBUN – Pemudik Batam tidak perlu khawatir kehabisan armada. Manager Usaha PT Pelni Cabang Batam Siswandi memastikan, KM Labobar akan berlayar melalui Batam.

Kapal yang biasa beroperasi di Indonesia Timur ini mampu menampung 2.864 penumpang. Jadwal keberangkatan rencananya pada 27 September.

“Saya tegaskan KM Labobar yang dulu masih wacana, kini bisa dipastikan masuk Batam untuk membantu KM Kelud mengantisipasi terjadinya ledakan penumpang menggunakan jasa transportasi laut,” kata Siswandi kepada Tribun, Rabu (10/9).

Lonjakan penumpang kapal laut diperkirakan bakal terjadi menyusul melejitnya tiket pesawat. Tahun ini tiket pesawat mencapai batas titik tertinggi.

Lonjakan penumpang juga telah terjadi pada keberangkatan KM Kelud. Dalam setiap trip, rata-rata mencapai seribu penumpang. “Lonjakan penumpang KM Kelud bakal bertambah beberapa hari menjelang lebaran nanti. Ditambah juga tingginya harga tiket pesawat, bahkan sebagian sudah habis hingga Oktober,” kata Siswandi.

Kapasitas KM Kelud sendiri bisa menampung penumpang sebanyak 1.906 penumpang ditambah dispensasi sebesar 30 persen atau 746 penumpang untuk kelas ekonomi.

Siswandi mengatakan, akan meningkatkan fasilitas keselamatan penumpang. Fasilitas keselamatan penumpang yang dimaksud adalah fasilitas seperti penambahan lifecraf (pelampung), sekoci dan lifejacket (jaket pelampung) sebesar 30 persen.

Menteri Perhubungan mengeluarkan dispensasi penambahan penumpang ekonomi sebanyak 746 penumpang. “Jadi kami juga meningkatkan fasilitas keselamatan,” ujarnya.

Tim mudik
Pemerintah Kota Batam membentuk tim pemantau mudik untuk memberikan kenyamanan warga saat pulang kampung Lebaran.

“Tim terdiri atas Muspida dan badan atau dinas pemkot terkait,” kata Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika di Batam, Rabu (10/9).

Ria Saptarika mengatakan tim tersebut akan mendirikan beberapa posko di pelabuhan dan bandara, pusat keramaian saat mudik.

Tim Pemkot, kata dia terdiri atas Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Dinas Kesehatan.

Mengenai jumlah dana yang dianggarkan, ia mengatakan sedang dalam pembahasan. Tim akan bekerja sekitar 10 hari menjelang Lebaran.

Sementara itu, menurut Ria, pemerintah kota melalui Satpol PP tidak perlu membentuk pusat penitipan barang berharga pada saat warga mudik meninggalkan rumah.

Menurut dia, Batam relatif aman dari tindakan pencurian saat rumah ditinggal pemiliknya, sehingga tidak perlu tempat penitipan barang berharga. “Pemukiman di Batam berbentuk cluster, pangamanannya lebih mudah,” kata dia.

Ia mengatakan pengamanan rumah saat pemilik mudik cukup dilakukan oleh pengamanan perumahan dan patroli kepolisian.(yah/ant)

One thought on “Tampung 2.864 Penumpang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s