Potensi Perikanan di Pulau Mubut

Jumat, 24 Oktober 2008

BATAM (BP) – Warga Pulau Mubut yang berada di Kelurahan Karas Kecamatan Galang, mampu memproduksi ratusan kilogram ikan teri dalam satu hari. Hal ini membuktikan daerah tersebut sangat berpotensi sekali di bidang perikanan, tidak hanya perikanan tangkap, budidaya perikanan yang sudah diterapkan juga membuahkan hasil yang luar biasa.
Untuk ukuran sebuah pulau, Pulau Mubut termasuk ke dalam kategori pulau yang cukup kecil, penduduknya juga sedikit, hanya 70 kk saja. Namun, daerahnya sangat berpotensi sekali di bidang perikanan. Sehingga, keseluruhan warga berprofesi sebagai nelayan, baik nelayan tangkap maupun bididaya.
Amiruddin, salah seorang nelayan tangkap mengatakan mampu menangkap ratusan kilo ikan teri per hari. “Saya memiliki dua kapal pompong dan beranggotakan 12 karyawan untuk melaut, setiap hari rata-rata ikan Teri yang kami tangkap 100 kilogram,” katanya kepada Batam Pos, baru-baru ini.
Dia juga menjelaskan ikan hasil tangkapan tersebut, tidak bisa langsung dipasarkan, karena harus mendapat proses perebusan dan pengeringan terlebih dahulu. “Biasanya, ikan yang didapat direbus dulu di dalam panci selama 5 menit, menggunakan air laut yang kemudian di tambah garam, agar ikan tetap asin,” jelasnya.
Kemudian setelah direbus, ikan tersebut dijemur di panas matahari. Kering tidaknya ikan tersebut, tergantung pada teriknya matahari. “Biasanya kalau matahari terik, ikan bisa kering dan siap dipasarkan dengan menunggu waktu 6 jam saja,” imbuh Amiruddin yang mengaku bahwa ikan-ikan tersebut dipasarkan di Tanjungpinang dengan harga ikan Teri Rp30-5o ribu per kilogram.
Sementara itu, warga pulau ini juga sudah menikmati hasil budidaya ikan Kerapu Macan, yang mana Wawako Batam Ria Saptarika juga turut menghadiri panen perdana ikan tersebut, baru-baru ini. “Ya, kami sangat senang dengan berhasilnya program budidaya ikan dengan metode Keramba Jaring Tancap (KJT) ini, karena dibantu serta dipantau terus oleh Coremap Batam,” ujar Penanggungjawab KJT, Amir.
Namun, jika dilihat dari kekayaan perikanan yang dimiliki pulau Mubut itu, sangat tidak sesuai dengan sarana dan prasarana yang dimiliki warga untuk memanfaatkan hasil perikanan tersebut, baik perikanan tangkap maupun budidaya.
Salah satu kendala yang dihadapi warga untuk menerapkan budidaya yakni terbatasnya modal yang mereka miliki untuk membeli bibit ikan. (cr4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s