Lansia Haru Dapat Handphone

Minggu, 26-10-2008 | 00:00:00

Image Rahmat menangis haru begitu namanya dipanggil dan didaulat untuk maju ke panggung. Ia ketiban rezeki memperoleh hadiah utama Yamaha Vega. Di tengah hiruk pikuk tepuk tangan belasan ribu warga dalam acara Halal Bihalal Paguyuban Among Wargo Jowo (Punggowo) di Sport Hall Tumenggung Abdul Jamal, Sabtu (25/10) kemarin, Rahmat dengan wajah sumringah menerima hadiah itu secara simbolis yang diserahkan langsung Ki Lurah Punggowo, Soerya Respationo.

Ratusan hadiah menarik lainnya juga dibagikan oleh panitia untuk memeriahkan acara halal bihalal yang melibatkan 42 paguyuban warga wong Jawa di Batam ini. “Jowo, bangkit,” demikian yel-yel yang dikumandangkan oleh Soerya ketika di atas podium.

Ada yang menarik ketika Guntur Sakti, yang kini menjabat Sekwan itu, tampil membawakan acara. Di sela-sela penampilan grup campur sari Boyolali Tersenyum, Guntur sempat menawarkan kepada warga usianya di atas 70 tahun berani naik panggung. Tak berapa lama beselang, ada empat kakek dan satu nenek yang maju lantas menunjukkan KTP mereka. Ada yang lahir pada 1933 di Solo, ada hyga yang lahir tahun 1938 di Pacitan dan 1935 di Kendal. Semua adu tua. Tak dinyana, mereka pun lantas berhak atas hadiah hiburan.

“Para kakek nenek ini kita beri penghargaan handphone Flexi atas perjuangannya hadir bersilaturahmi,” kata M Nuryanto, sang ketua panitia yang disambut tepuk tangan hadirin.

Halal bihalal ini memang sangat meriah. Acara diisi dengan berbagai kesenian budaya Jawa misalnya campur sari, reog Ponorogo, jaran kepang, tek tek asal Pacitan, tari solah kethingan dan tari gambyong yang tampil sebagai pembuka acara. Ribuan warga memadati tribun dalam sport hall dan sebagian di luar gedung yang diatapi tenda panjang. Semua kursi penuh oleh warga yang datang dari pelosok Batam bahkan ada yang dari Tanjunguban.

Pejabat yang hadir antara lain, Ketua OB Mustofa Widjaya, Ketua DPRD Soerya Respationo, Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika, Manan Sasmita, dan para muspida Batam serta para caleg asal Jawa dari berbagai partai politik. Acara ini berlangsung hingga sore hari.

Ria Saptarika yang didaulat memberi sambutan pun menyampaikan penghargaan dan salut atas terkumpulnya ribuan warga Jawa dalam acara halal bihalal ini. Sebagai pembukaan, dia mengatakan bahwa istrinya juga lahir dan besar di Pacitan. “Suwe ora jamu, jamu godhong telo, suwe ora ketemu, temu pisan karo Punggowo,” kata Ria sambil melagukannya.

Kontan saja warga memberi tepuk tangan meriah karena Ria bukanlah asal Jawa tapi fasih menyanyikan tembang Jawa.(wid)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s