Tawarkan KTP Ekspres, Cegah Pungutan Liar

Tawarkan KTP Ekspres, Cegah Pungutan Liar
Senin, 03 November 2008

Laila (20) baru sepekan lalu menapakkan kakinya di Batam. Seperti pendatang baru lainnya, ia datang dari kampungnya di Jawa Timur untuk mencari kerja. Ia ke Batam ikut saudaranya yang beberapa waktu lalu mudik Lebaran.
Jamilah datang dengan persiapan matang. Ijazahnya sudah ia legalisir. Persiapan membuat KTP baru di Batam juga ia sudah sediakan. Ia sudah mengurus surat pindah mulai dari tingkat RT/RW, desa dan kecamatan bahkan dari kepala dinas kependudukan. “Semua lengkap. Tinggal mengurus saja,” tuturnya.
Namun, persoalan lengkapnya berkas tak membuat niatnya membuat KTP baru di Batam berjalan mulus. Dari saudaranya, ia mendengar lama pembuatan KTP SIAK di Batam bisa memakan waktu berbulan-bulan. Padahal, ia ingin cepat-cepat melamar kerja.
Angin segar ia dapatkan dari tetangganya. Tetangganya itu bisa menguruskan pembuatan KTP cepat, yakni selesai satu minggu. Syaratnya, Laila harus menyediakan uang Rp350 ribu. “Dari pada lama, lebih baik bayar mahal asal cepat,” ujarnya.
Laila hanya salah satu contoh pendatang yang ingin mendapatkan KTP Batam lewat jalur ekspres. Semua persyaratan pindah sudah ia penuhi. Namun, ia tak sanggup jika harus menunggu hingga satu bulan.
Kondisi ini yang juga jadi perhatian Wakil Wali Kota Ria Saptarika. Dari kunjungan kerjanya ke Kota Balik Papan beberapa waktu lalu, ia melihat ada sistem pembuatan KTP berjenjang di sana. Ada yang bisa selesai sehari atau KTP Ekspres dengan membayar Rp300 ribu, ada yang seminggu hingga ada yang gratis dengan masa pembuatan sekitar dua pekan.
“Sistem ini akan kita coba masukkan dalam Rancangan Revisi Perda (Nomor 2 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran dan Pengendalian Penduduk Dalam Daerah Kota Batam) yang kemungkinan akan kita masukkan ke DPRD, tahun depan,” kata Ria.
Selain memberikan pilihan kepada masyarakat, kata Ria, pembuatan KTP berjenjang juga untuk mencegah adanya pungutan liar. Banyak contoh dan kejadian, masyarakat mau bayar lebih mahal asal cepat. “Kemudian pemasukan dari sistem ini akan masuk ke kas daerah. Jadi, ada yang gratis hingga ada yang bayar,” ujarnya. ***

3 thoughts on “Tawarkan KTP Ekspres, Cegah Pungutan Liar

  1. Ide pak Ria ini ada-ada saja.
    ———šŸ™‚ Kalau yg satu ini masih perlu waktu karena dengan sekaligus memasukkannya di Perda, sehingga dana tersebut benar2 masuk ke Kas Daerah.
    Insya Allah targetnya di 2009.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  2. Ass Wr. Wb.
    Langsung saja pak saya mau perpanjang KTP dengan alamat baru tetapi masih dlm 1 Kecamatan (Btm Kota). Apa perlu surat pindah dari RT/RW/Kelurahan lama. Saya bingung sbb dari info teman yg kebetulan sbg RT di Batu Aji tidak perlu tapi waktu saya minta surat ke RT baru perlu dan langsung saja ke kelurahan lama tdak perlu melalui RT/RW lama (ttp menurut perkiraan saya klo langsung ke kelurahan lama pasti ditolak dan minta surat pindah dari RT/RW lama dulu).
    Mana yg benak pak. Mohon penjelasannya segera.
    ———
    Surat pindah prinsipnya perlu, karena sebagai fungsi administrasi, walaupun tentunya hal ini harus mudah memperoleh dan memprosesnya, karena yg bersangkutan memamng sudah merupaka warga Kota Batam.

    Demikian Semoga bermanfaat.
    Wassalam
    Ria

  3. salam hormat..
    saya adalah juga pendatang di kota batam yang sedkit aneh dengan sistem pembuatan KTP di Batam. saya baru seminggu tiba d pulau ini dai denpasar, sebelum nya saya sudah urus suat pindah dari RT, Rw, Lurah, sampai camat. tapi sampai d batam saya di suruh oleh disduk untuk minta surat pindah dari Disduk denpasar, padahal waktu saya pindah k Jakarta dan ke Bali tidak pernah diminta surat pindah dai disduk, cukup sampai Camat sajaudah bisa, malah waktu d Bali sangat cepat prosesnya selesai Foto di disduk KTP sudah selesai dalam waktu kurang lebih 1 jam. padahal waktu kutanya ke disduk denpasa katanya mereka tidak mengeluarkan surat pindah, yg mengeluarkan itu dari kecamatan t4 kita tinggal. jadi ada baiknya pemda bali bagian kependudukan belajar dari disduk Denpasar karena sangat efisien dan cepat. terpaksa saya harus bolak balik urus itu k Bali.. wahh sangat sanat merepotkan di Batam ini padahal kita satu negar kok kayaka ga ada ordinasi keseragaman yahh.. thanx untuk perhatiannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s