Polisi-Pekerja Bersimbah Darah

Written by anto
Jumat, 12 Desember 2008
Demo Tuntut Upah Rusuh

Polisi-Pekerja Bersimbah Darah

Hujan Batu di Engku Putri

Polisi-Pekerja Bersimbah DarahBATAM, TRIBUN-Halaman kantor Wali Kota Batam, Jl Engku Putri, bak ajang tawuran massal. Ribuan pekerja yang berunjukrasa menuntut upah terlibat bentrok dengan polisi, Kamis (11/12).

Polisi dan pekerja bersimbah darah. Sekitar sembilan pekerja mengalami luka akibat pentungan. Bahkan ada juga kepala yang bocor sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

Begitu juga dari pihak polisi. Hujan batu selama 10 menit membuat beberapa anggota polisi terluka. Namun belum diperoleh kepastian berapa jumlah petugas yang terluka.

Pekerja menuntut upah minimum kota (UMK) Batam 2009 sebear Rp 1.350.000. Sebab dalam pembahasan dengan pengusaha beberapa waktu lalu, tidak terdapat kata sepakat. Pengusaha bertahan di angka Rp 960 ribu atau sama dengan upah tahun ini.

Konsentrasi pekerja yang berasal dari 33 perusahaan ini sejak pukul 08.00. Selama tujuh jam mereka menyuarakan perjuangan menuntut upah.

Sekitar pukul 11.00, perwakilan pekerja melakukan perundingan di lantai IV kantor Pemko Batam. Rapat dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum didampingi Kepala Satpol PP Azman, Kepala Dinas Tenaga Kerja Batam Rudi Sakyakirti, dan stafnya, dan pekerja.

Dalam pertemuan itu, belum ada kata sepakat besarnya upah yang akan diajukan ke gubernur. Sedangkan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah telah menetapkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 892 ribu.

Sekretaris Konsulat Cabang Federasi Serikta Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bambang Mulai Setiawan ada lima perusahaan yantg tidak beroperasi gara-gara pekerja ikut demo.

“Kalau dinaikkan UMK akan membantu pekerja dengan jaring pengaman sosial bagi pekerja. Pengusaha sudah banyak diuntungkan dengan adanya selisih kurs dolar. Karena mereka selama ini mendapat order dengan nilai dolar,” katanya.

Kokom, seorang pekerja menyebut ia ikut libur dan mengganti kerja hari libur.

Hujan batu
Karena pertemuan tidak membuahkan kesepakatan, perwakilan pekerja turun ke bawah. Setelah berkumpul salah satu dari pekerja meminta perempuan untuk mundur dan laki-laki maju ke depan.

Dengan aba-aba tersebut polisi membuat pagar betis. Namun pekerja merangsek ingin masuk dan terjadi saling dorong antara pekerja dan petugas.

Pekerja yang berhadapan langsung dengan polisi didorong kawannya dari belakang sehingga polisi terdesak. Bersamaan dengan itu, terjadi hujan batu selama 10 menit ke arah polisi.

Selama demo berlangsung jalan Engku Putri lumpuh. Para polisi dan Satpol PP berjaga-jaga di depan kantor wali kota. Massa bergantian melakukan orasi. Pekerja memadati jalan engku putri mulai dari depan Masjid Raya, sampai depan kantor BI, bahkan sebagian pekerja dihalaman kantor Imigrasi dan kantor DPRD Batam.

Kendaraan yang mau masuk ke kantor Pemko, tidak bisa karena jalan menuju kesana dipadati pekerja.

Usai mengikuti rapat paripurna di kantor DPRD, Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika masuk dalam barisan pekerja untuk menenangkan mereka. Ria menyebut akan berusaha sekuat tenaga untuk memperjuangkan nasib buruh, tapi harus diambil kebijakan supaya pengusaha juga jangan sampai hengkang karena tidak mampu membayar.

“Kita mencari win-win solution. Saya mohon jangan sampai disusupi provokator. Di antara yang hadir ini bisa jadi sudah ada provokator sehingga terjadi lempar batu. Tujuan kita untuk menuntut supaya UMK naik tapi yang terjadi melakukan tindakan anarkis,” sesalnya.
Ria sempat dilarang turun sebelum polisi membebaskan tiga pekerja. Setelah dibebaskan pekerja meminta Ria untuk berdoa dan pekerjapun meninggalkan tempat sekitar pukul 13.45 WIB.(hat)

8 thoughts on “Polisi-Pekerja Bersimbah Darah

  1. “Kita mencari win-win solution. Saya mohon jangan sampai disusupi provokator. Di antara yang hadir ini bisa jadi sudah ada provokator sehingga terjadi lempar batu. Tujuan kita untuk menuntut supaya UMK naik tapi yang terjadi melakukan tindakan anarkis,” sesalnya.

    gak salah kutip tuh… KITA??????????

    bukannya dia yg harusnya nentuin, kok malah nuntut UMK???

    Emang dia sebagai wawako gak punya power, sampe masih nuntut-nuntut

    wawako yg aneh…

    percuma kalau masih nuntut-nuntut.

    gobliqhh

  2. Duh jadinya kalau sampai rusuh begini kan sama-sama terluka….
    Kenapa Terkadang demonstrasi harus disertai kericuhan…

    Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua.

    Semoga Warga dan pemimpinnya di beri kesehatan dan solusi serta jalan yang terbaik.

    Saya setuju menuntut kenaikan upah tapi saya tidak setuju jika harus dengan mengalirkan darah saudara kita sendiri yang sama-sama menjalankan tugas dan ibadah mencari nafkah untuk keluarganya

    Silos last blog post..Install Driver Ralink RT73 Chipset di Linux Ubuntu
    ———–
    Hi Pak Silo, terimaskih atas masukan dan pemikirannya. benar sekali pemikieran anada, namun memang terkadang di lapangan walaupun semula keduabelah pihat tidak ada rencana anarkis dan oleh hal tertentu, bisa saja itu terjadi, misalanya disusupi oleh provokator dll.

    Ya kita do’akan saja semoga baik-baik saja dan hasil yg diperoleh dapat diterima kedua belah pihak.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  3. Sebenarnya kejadian seprti ini sangat disayangkan.
    kalau bisa kebijaksanaan dari pemerintah itu tetep ada.

    Kalau UMK gak naik, sebetulnya gak jadi masalah,
    asalkan harga kebutuhan sehari-hari bisa diturunkan.

    BBM aja udah turun, tapi kok harga2 masih melambung tinggi. Untuk karyawan seperti kami ya tetap merasa kurang, belum lagi yang sudah punya anak dan istri.

    Semoga keputusannya bisa memihak masyarakat bukan pengusaha.
    ———–
    Hi Mas Ugix, Terimakasih atas opini dan pemikirannya, Insya Allah kami masih berusaha agar hasil tersebut mendekati apa yg diinginkan kedua belah pihak… Do’a kan saja.

    Sedangkan harga saat ini memang masih dalam keadaan labil, kami telah beberapa kali operasi pasar tapi memang cuma bertahan sebentar karena masih sangat di pengaruhi oleh faktor ekternal Batam dan dan bahkan Internasional.

    Harap kita bersabar samabil terus berusaha mencari jalan terbaik.

    Thanks & Wassalam
    Ria

  4. Menuntut kenaikan itu Lumrah, menginngat Makin Besarnya Bea Hidup, minta kenaikan seperti ini bukan di Batam saja , Tengoklah Om JOJOR dunia International pun kena Imbas dari Krisis Global, PHK Besar-besaran di mana-mana.

    Besyukurlah Teman-teman yg demo PTnya masih bisa bertahan sampai detik ini coba anda bayangkan kalau Prusahan-prusahaan yg di Muka Kuning sana Gulung Tikar, aah sudah pasti dan biasanya menyalahkan Pemerintah yg tak bisa ini dan tak bisa itu .. (pemikiran yang Absurd)

    bicara soal wawako jelas yg punya jabatan itu punya power, tapi bukan sebagai penentu kebijakan Om, banyak hal yang harus di pertimbankan dalam mengambil keputusan , apa lagi keputusan itu menyangkut ke-mashalatan Umat (Buruh-like-me) ,

    Pak wawako mending Batam punya program Penggalakan Usahan Muda Mandiri, sekedar saran mohon maaf bila kata yg kurang berkenana

    MDS
    ———–
    Hi Kang Dede, Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas pemikiran jernih nya namun masih kritis.
    Insya Allah akami terus berusaha memikirkan hal2 lain kesejahteraan non upah seperti murahnya transportasi, sembako, asuransi dan bahkan modal dana bergulir.

    Karena kalau upah sudah diusahakan maka hal berikutnya adalah kesejahteraan lain yg non upah.

    Demikian harap maklum dan terimakasih
    Wassalam
    Ria

  5. beri Applous , Atas Idea dari Permerintah Daerah Batam, menyediakan Bus Damri (Bandara Hang Nadim) yg mulai bisa di nikmati masyarakat (temrmasuk saya🙂 , dengan fasilitas ini moga bisa mengurangi POLUSI UDARA BATAM.
    ——–
    Jadi ngomen nya di Hang Nadim nih?
    Thanks atas apresiasinya.
    Wassalam
    Ria

  6. @punk_els indonesia emang doyan rusuh ….?

    Cuma sebagian orang mas yg suka begitu !!! (Provokator negativ ini yang harus di ciduk )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s