Penanganan Sampah tidak Normal

Rabu, 24 Desember 2008
BATAM CENTRE – Kondisi penanganan sampah di Kota Batam sedang tidak normal. Banyaknya tumpukan sampah di Kota Batam akibat tidak maksimalnya proses pengangkutan.

Hal itu disampaikan Wakil Walikota Batam Ria Saptarika ketika dikonfirmasi, Selasa (23/12). Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam berjanji akan melakukan antisipasi semaksimal mungkin. “Kasus sampah yang menumpuk merupakan tanggung jawab Pemko. Saya tak henti-henti berkoordinasi (up date) ke dinas kebersihan agar secepatnya menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat,” tuturnya.

Ria menjelaskan, buruknya penanganan sampah seperti yang dikeluhkan warga, merupakan dampak masa transisi, yakni masa kontrak yang lama dengan belum mulainya kerjasama investasi yang baru. Akibatnya, pengangkutan sampah tidak maksimal. Dikatakan, kalaupun nantinya kerja sama investasi itu gagal, Pemko masih mempunyai cadangan anggaran di APBD untuk mem-back up permasalahan. “Ada sekitar Rp7 miliar cadangan anggaran di APBD yang nantinya bisa digunakan, seandainya kerja sama itu gagal,” ujarnya.

Dijelaskan, kerjasama investasi tersebut sudah melewati proses penandatanganan dan tinggal menunggu tahapan-tahapan selanjutnya. Salah satu tahapan dimaksud, yakni untuk memastikan keseriusan investor dalam melakukan kerja sama yang harus dibuktikan dengan kesanggupan mereka. “Memang, perencanaan kita pada Januari ini seharusnya sudah mulai jalan. Kalaupun mundur, paling lambat dua bulan ke depan sudah bisa terealisasi,” demikian dijanjikan. (sm/ik)

Advertisements

One thought on “Penanganan Sampah tidak Normal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s