Upacara HUT Pemko Pindah ke Aula

Jumat, 26 Desember 2008

* Akibat Hujan

BATAM CENTRE – Hujan yang seharian mengguyur Kota Batam, Rabu (24/12) telah menghambat pelaksanaan upacara hari ulang tahun (HUT) ke-25 Penyelengaraan Pemerintahan Kota (Pemko) Batam. Sedianya, pelaksanaan dipusatkan di Dataran Engku Putri, terpaksa dipindah ke Aula Lantai IV Kantor Walikota Batam.

Seluruh pejabat serta staf di lingkungan Pemko Batam, tampah hadir pada acara yang juga diselaraskan dengan peringatan hari sumpah pemuda, HUT KORPRI, HUT PGRI, Hari Kesehatan Nasional, Hari Ibu, HUT PKK, Hari Pekerjaan Umum, HUT Dharma Wanita dan Hari Aids Nasional tersebut.

Upacara dipimpin oleh Walikota Batam Ahmad Dahlan sedangkan petugasnya terdiri dari pejabat esselon II seperti Asisten Administrasi dan Umum Drs Maaz Ismail, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bachrum, Kepala Bappeko Ir Wan Darussalam, Kepala BKD Chusnul Hafil, Sekretaris DPRD Batam Guntur Sakti, dan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dra Nurmadiah. Di tenda kehormatan tampak beberapa mantan Walikota Batam seperti Ir Usman Draman beserta istri, Drs Nyat Kadir beserta istri, Drs Manan Sasmita. RA Aziz, Nazief Soesila Dharma dan Asman Abnur urung hadir kendati sudah diberikan undangan resmi.
Pada upacara bendera, Kepala Bappeko dan Litbang Kota Batam Ir Wan Darussalam membacakan sejarah singkat kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh Pemko Batam sejak bersatatus kotamadya administratif hingga Kota Otonom.

Ahmad Dahlan menyematkan secara simbolis tanda penghargaan Satya Lancana Karya Satya untuk kategori masa pengabdian 10 sampai 30 tahun dari presiden RI kepada 259 orang PNS di lingkungan Pemko Batam. Penghargaan tersebut diterima Asisten I Bidang Pemerintahan dan Hukum Drs Asyari Abbas (30 tahun), Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kota Batam Syamsul Bachrum (20 tahun), dan Asisten Apoteker Puskesmas Sekupang Evayani (10 tahun).

Ahmad Dahlan menjelaskan tanggl 24 Desember bukan merupakan hari jadi Kota Batam, melainkan hari pertama dimulainya penyelenggaran pemerintah kota Batam. “Jadi, kita masih menerima masukan dari masyarakat untuk penetapan hari jadi Kota Batam. Harinya bisa saja berubah, tergantung pada Perda-nya nanti,” katanya.
Ulang tahun kali ini, dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lomba memasak PKK tingkat kecamatan, sunatan massal, donor darah, lomba Dai Cilik, Pusat Pelayanan KB Gratis, dan seminar kesehatan reproduksi untuk pelajar SMP dan SMU se-Kota Batam.
Walikota didampingi Ria Saptarika, para mantan Walikota Batam, Ketua DPRD Kota Batam Soerya Respationo

menyerahkan berbagai penghargaan serta penyerahan hadiah bagi pemenang lomba seperti pasangan Akseptor KB teladan yang berasal dari kalangan keluarga tidak mampu, kebersihan lingkungan sekolah dan rumah sakit, pemberian alat permainan edukatif (APE) kepada kelompok Bina Keluarga Balita, Penyuluh Pertanian Berprestasi, Kelompok Pemberdayaan Perikanan Sukses, Pengusaha Mitra Pemerintah yang konsen dalam melakukan pembinaan dibidang perikanan, Kelompok Masyarakat Bidang Penyelamatan Terumbu Karang, Hadiah Lomba Cerdas Cermat Terumbu Karang, dan Penghargaan untuk Pemenang Duta Karang Kota Batam.

Dualisme Kewenangan

Usai upacara, Ahmad Dahlan menyebutkan sejak Batam ditetapkan menjadi Kota Administrasi terdapat duakewenagan yakni kewenangan Pemko Batam dan kewenangan Otorita Batam (OB) sebagai badan pengembangan Pulau Batam. Dalam usianya yang ke-25, Pemko Batam sebagai penyelangaraan pemerintahan akan membuat banyak agenda untuk menyelesaikan berbagai masalah di Kota Batam.
Ia menyebutkan, dualisme pemerintahan sudah ada sejak 25 tahun lalu. Untuk itu perlu dibuat banyak agenda untuk menyelesaikan masalah yang terjadi, salah satunya dengan mengandalkan investasi. “Apapun peraturan, apapun kebijakan harus mengacu pada usaha kita untuk menjadikan Batam sebagai sentra pembangunan pengembangan industri,” kata Dahlan.

untuk membantu pelayaan investasi dalam hal perizinan, Pemko Batam akan membentuk suatu badan atau dinas yang khusus mengelola proses perizinan secara terpadu. Selama ini katanya, kewenangan pusat yang dilimpahkan ke Pemko Batam, perizinannya masing ditandatangani masing-masing dinas. Nantinya, akan diberi kewenangan secara terpadu kepada satu badan atau dinas yang akan dibentuk. Tujuannya untuk membatu investor dalam pengurusan secra terpadu dalam perizinan.

Badan yang dibentuk akan memfasilitasi dua dari tiga proses perizinan yang selama ini berjalan secara terpisah yakni proses perizinan yang dilakukan oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Pemko Batam. Dengan demikian, proses perizinan yang ditangani oleh Pemko Batam, selain dapat lebih cepat juga dapat menjadi jalan keluar atas banyaknya keluhan dari para pengusaha karena proses perizinan yang berbelit-belit. (sm/ik)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s