KTP Lambat Tak Zamannya Lagi

Rabu, 21 Januari 2009
WENNY ARIATI, Batam
wenny@batampos.co.id

Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi meluncurkan situs layanan informasi pemeriksaan status KTP/KK SIAK, kemarin. Layanan ini diberikan untuk memudahkan pengecekan status KTP/KK tanpa perlu datang langsung ke kecamatan.

Semua perkembangan proses, akan terpantau detik per detik di dua situs yang menyediakan layanan ini, yaitu www. siak. humasbatam.com dan www. siak.batamkota.go.id. Kedua layanan ini, sudah online 100 persen untuk 12 kecamatan.
Tak hanya mengecek sampai di mana status pengurusan KTP/KK, warga juga akan mendapat informasi berapa lama permohonan mereka diproses, sampai ke detik yang terpakai. Dengan layanan yang didukung dengan software SIAK terbaru ini, tidak akan ada lagi KTP menumpuk atau tidak selesai dalam waktu lama. “Tidak zaman lagi KTP lambat,” tegas Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika dalam seremoni peluncuran layanan online kemarin.
Dengan sistem yang sudah tertata sedemikian rupa ini, situs diperintah untuk mempublikasi proses, sehingga tidak ada lagi kebihongan atau jawaban yang tidak pasti dan mengecewakan dari operator.
Adanya layanan ini, tambah Ria, bisa dikatakan tidak ada lagi masalah KTP di Batam. Layanan internet sendiri, tidak lagi hanya menggunakan wireless, tapi juga dapat diakses melalui public internet.
Untuk itu, Pemko akan mengupayakan kemungkinan dibukanya internet Pemko di hari tertentu. Di hari yang ditetapkan itu, masyarakat dapat menikmati layanan internet sepuasnya. Karena insternet Pemko terhubung ke kecamatan-kecamatan, katanya, bisa jadi di sekitar kantor camat pun, bisa berinternet gratis.
Di dua situs ini, yang kemarin sempat pula dipresentasikan, terlihat lama pengurusan KTP. Ada yang kurang dari satu hari sudah selesai dan ada pula yang kurang dari empat hari. Jika sudah selesai, server akan menambahkan saran agar segera diambil. Meski rata-rata pengurusan KTP yang terlihat di situs itu di bawah satu pekan, namun Pemko tetap mengumumkan lama maksimal pembuatan KTP adalah dua pekan. “Dua pekan itu untuk antisipasi kalau ada sesuatu yang menyebabkan KTP tidak bisa langsung dicetak,” kata Ria.
Tak hanya untuk mengecek apakah KTP/KK sudah selesai, alamat ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kekurangan atau masalah dalam dokumen yang diajukan pemohon. Di situs ini, akan ditulis ‘ada masalah dg. data, silahkan hubungi petugas Kecamatan’.
Hanya saja, karena salah satu kunci pencari status dalam layanan ini menggunakan nomor registrasi, maka KTP/KK sebelum nomor registrasi diterapkan tidak dapat dilihat. “Kita baru terapkan nomor registrasi sekitar sepekan lalu,” kata Ria.
Pemko juga sudah menawarkan agar layanan pengecekan ini dapat dikerjasamakan dengan operator selular. Dengan mengetik nomor registrais dan mengirimnya ke nomor yang nanti ditetapkan, pemohon akan mendapat jawaban serupa yangd iberikan server di internet. ***

Advertisements

3 thoughts on “KTP Lambat Tak Zamannya Lagi

  1. We… tak ada yg komen ya? Kalah tenar sama yg di humasbatam.com 😉
    ———–
    Iya tuh, saatnya di humasbatam di pasangin iklan! 😀
    Thanks atas kunjungannya
    Wassalam
    Ria

  2. Waw…keren banget ya Batam saat ini…
    Maju terus Pak Ria !!!!!!!
    Jadikan Batam sebagai pulau on-line pertama di Indonesia !!!!
    Semua pengurusan jadi terbuka dan nggak ada lagi korupsi…maunya sekalian disitus tersebut ada harga pengurusannya….jadi nggak ada lagi perbedaan harga antara 2 umat 😉 ( maksudnya harga pembuatan juga jelas antara setiap individu, dan setiap kecamatan )……
    Situs ini pasti disambut baik bagi warga Batam….!!!
    Support selalu buat Pak Ria !!
    ———–
    Bu leny,
    KTP perpanjang sampai saat ini masih free (Gratis) sedang untuk buat baru KTP biayanya Rp.5.000,-
    KK Rp.10.000,-

    Thanks & Wassalam
    Ria

  3. Salut buat pak Ria dan jajaranya, sehingga permasalaahan KTP bisa teratasi , tidak ada lagi penundaan gara gara blanko dll, KTP siak ini yang tidak hanya berisi nama & alamat, namun semua data-data yang berhubungan baik itu pendidikan , Ekonomi , Sosial & Budaya, Dan bukan tak mungkin batam tidak mengadakan sensus penduduk , sensus ekonomi karena semua data yang di butuhkan sudah ada pada KTP , cukup dengan menscan barcode yang ada di KTP.

    Mungkin kedepannya Pihak Pemko bisa Kerja sama dengan Kepolisian, sehingga warga tidak perlu mengurus SKCK lagi, cukup di masukkan data-datanya di KTP.

    Selamat, semoga BATAM DIGITAL ISLAND bisa terealisasi dengan baik di segala aspek.

    Wassalam
    Joni
    ———–
    Hi Pak Joni,
    Assalammu’alaikum wrwb.
    Terimakasih atas supportnya.
    Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s