FTZ BBK seperti Bangun Kesiangan

Written by anto
Sabtu, 07 Pebruari 2009

Presiden PKS Tifatul Sembiring Kunjungi Tribun

FTZ BBK seperti Bangun Kesiangan FTZ BBK seperti Bangun KesianganTIPATUL datang bersama rombongan dan didampingi kader-kader PKS Kepri, seperti Ria Saptarika (Wakil Wali Kota Batam), Wildan Hadi Purnama, Aris Hardi Halim (Wakil Ketua DPRD Batam), Riki Indrakari, Abdul Rahman, dan Raden Hari Tjahyono.

Tifatul diterima Daryono, Pimpinan Perusahaan Tribun Batam, dan Redaktur Pelaksana Ahmad Suroso, serta beberapa staf manajemen dan redaksi Tribun. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab, penuh kekeluargaan, dan sesekali diwarnai canda tawa.

Mengawali dialog, Tifatul memuji Tribun sebagai bagian dari Grup Kompas Gramedia, yang selalu objektif dalam pemberitaan. “Peran media sangat luar biasa. Di bidang pemerintahan, tak dapat dipungkiri media adalah alat kontrol yang sangat efektif. Saya suka dengan pemberitaan Tribun Grup Kompas Gramedia yang selalu menyajikan berita dalam porsi yang adil,” kata Tifatul.

Sebagai politisi, Tifatul mengakui kalau parpol maupun tokoh politik sangat tergantung pada peran media. “PKS tidak ada apa-apanya tanpa bantuan media. Contohnya, PKS selalu berhubungan dengan media-media Grup Kompas Gramedia,” ucapnya.

Satu hal yang dia sukai dari media adalah media tak mungkin korupsi. “Kalau media tersangkut korupsi, cepat atau lambat media itu pasti akan tutup,” ujarnya sembari tersenyum. Di samping itu, media juga selalu dapat menyentuh dan peduli masyarakat bawah yang kadang-kadang tidak terjangkau oleh pemerintah.

Saat dimintai tanggapannya soal kawasan perdagangan bebas atau Free Trade Zone (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun yang baru diresmikan 19 Januari lalu oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menurut Tifatul, penerapannya akan bermanfaat asal kepentingan lokal harus terwakili.

“Ini kesannya seperti FTZ bangun kesiangan. Apakah penerapannya mensejahterahkan rakyat nggak? Dengan adanya FTZ ini, produk luar masuk tanpa pajak. Pertanyaanya, apakah produk lokal mampu bersaing dengan produk dari luar,” ujarnya.

Menurutnya, kalau pemerintah mampu membuat aturan yang mampu mengakomodir kepentingan masyarakat lokal atau pengangguran yang mengikutsertakan orang miskin, FTZ akan bermanfaat bagi masyarakat Kepri. Jika tidak, kesannya seperti Singapura memanfaatkan atau menjadikan Indonesia sebagai lahan bisnis mereka.

Dalam dialog setengah jam lebih itu, Tifatul mengungkapkan, dia juga termasuk dalam 8 tokoh yang bakal diusung PKS sebagai capres 2009, selain Dr Hidayat Nur Wahid. Enam tokoh lainnya, yakni Dr Salim Segaf Al Jufri, Anis Matta, Lc, Prof Dr Irwan Prayitno, Drs Suharna S, MT, Dr M Sohibul Iman, Dr Surahman Hidayat.

Delapan nama ini sengaja ditawarkan kepada masyarakat. Namun untuk mewujudkannya, masih sangat tergantung hasil pemilu legislatif 9 April nanti. “Syaratnya kan partai harus mampu memperoleh 20 persen suara atau sekurang-kurangnya 25 persen dari jumlah kursi DPR untuk dapat mengajukan calon presiden. Riset yang dilakukan PKS Juli 2008 lalu menunjukkan jumlah suara yang bakal dikantongi PKS pada pemilu nanti adalah sebesar 14,95 persen atau mendekati 15 persen. Kalau pada pemilu nanti PKS berhasil merebut 20 persen suara berarti salah satu dari 8 itu pasti akan menjadi calon presiden,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan melakukan koalisi dengan partai lain maupun duet capres-cawapres dengan partai lain, pria kelahiran Bukitinggi, Sumatera Barat 28 September 1961, yang dikaruniai tujuh anak hasil pernikahannya dengan Sri Rahayu asal Karanganyar, Jawa Tengah itu mengaku, PKS belum melakukannya. “Tunggu dulu hasil pemilu legislatif 9 April nanti. Setelah tahu hasilnya baru kita bicara koalisi,” pungkasnya.

Mengakhiri kunjungannya ke Tribun, Tifatul menyerahkan cinderamata dan 5 buku dengan judul Platform Kebijakan Pembangunan Partai Keadilan Sejahtera kepada Tribun sebagai kenang-kenangan.
Setelah itu Tifatul melanjutkan kunjungan ke Tanjungpinang untuk temu kader PKS dari Tanjungpinang dan Bintan, Jumat malam. Selanjutnya, Sabtu kembali lagi Batam untuk melakukan konsolidasi dengan kader-kader PKS dari Batam dan karimun.(elc)

2 thoughts on “FTZ BBK seperti Bangun Kesiangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s