Waspadai KTP SIAK

Written by anto
Senin, 09 Pebruari 2009

Waspadai KTP SIAK PENGELOLAAN administrasi kependudukan di Indonesia masih cukup lemah.Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika pun mengimbau jajaran birokrasi terkait pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP) lebih cermat dalam bekerja. Hal itu terkait kerawanan penyalahgunaan pembuatan KTP SIAK (Sistem Administrasi Kependudukan) untuk kepentingan mobilisasi massa pemilih dalam Pemilu 2009.

“Saya tegaskan, mulai tingkat bawah (camat dan lurah) untuk konsentrasi kepada pensuksesan Pemilu. Tapi jangan mainkan penerbitan KTP SIAK untuk memobilisasi pemilih. Kalau terlibat, ada sanksi keras menunggu,” ujar Ria Saptarika usai pembukaan Festival Layang-layang Kota Batam, di Dataran Engku Putri, Jumat (6/2) lalu.

Ditambahkan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut bahwa mobilisasi pemilih oleh suatu caleg melalui penerbitan KTP bisa saja terjadi, apalagi masih marak menggunakan sistem tembak.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam sempat menemukan satu nama pemilih terdaftar pada 7 Tempat Pemungutan Suara (TPS) berbeda. Hendriyanto, Ketua KPU Kota Batam mensinyalir mobilisasi pemilih rentan terjadi yaitu dengan cara membolak-balikkan namanya.

Dikatakan Ria, saat ini pihaknya mampu menerbitkan sekitar 32.000 KTP SIAK per bulan atau sekitar 1.000 KTP per harinya. (yah)

4 thoughts on “Waspadai KTP SIAK

  1. Bang Ria, salam blogger, saya masih sangat tidak nyaman dengan program dan layanan pemerintah tentang KTP Siak ini, ini sudah berjalan berapa tahun dan masih saja tenaga2 di tingkat kecamatan belum cakap dalam melayani masyarakat,

    Begini bang, saya punya masalah dengan KTP saya, dimana sebelumnya karena musibah yang menimpa saya (Saya di jambret, dan semuanya hilang termasuk KTP), dan saya sudah buat laporan Polisinya di Polsekta Batam Kota.

    Nah, kemarin saya datang kekantor camat batam kota dan menanyakan bagaimana proses pergantian KTP yang disebabkan hilang? Oleh si staf kecamatan tersebut (dengan wajah yang sedikit tidak bersahabat, he he … biasanya sih kalo dengan orang yang mereka kenal mereka akan ramah), menyebutkan persyaratannya nyaris sama dengan perpanjangan KTP, Surat RT/RW —->Lurah—–>baru kekantor camat, dan dimana sebelumnya sudah mengurus surat kehilangan ke kantor Polisi.

    Wah, kenapa begitu sulitnya? saya fikir, bukankah KTP tersebut memang milik saya? toh di Database ada foto saya, dan satu lagi saya masih punya Kartu Keluarga yang asli. (Harusnya kedepannya bisa dengan Hanya membawa KK Asli dan memverifikasi foto pemilik KTP didalam Database).

    Beliau juga bilang tentang surat kehilangan yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian harus disebutkan no KTP kita, padahal saya kan belum pernah kehilangan KTP sebelumnya, artinya tentu saya tidak tahu tentang ini, dan bukankah seharusnya pihak kepolisian sudah otomatis menanyakan berapa NIK saya, karena jika ditanyakan bisa saja saya telepon kerumah untuk menanyakan berapa no NIK saya di Kartu Keluarga.

    Disini saya berkesimpulan, harusnya kan pihak kecamatan memberikan pemahaman yang sama dengan pihak kepolisian bagaimana kiranya format surat kehilangan KTP, saya gak tahu disini yang salah siapa, kepolisian atau Pemko. Tak apalah, besok siang saya harus ke Polsek Batam Kota lagi.

    Nah yang terakhir kenapa staf kecamatan tersebut mengatakan kedepannya mungkin akan ada peraturan baru yang mengenakan denda bagi masyarakat yang kehilangan KTP maupun KK, baik sengaja ataupun Tidak.
    KTP denda 500 ribu dan KK denda 2 Juta. Ini benar pak? Kalaulah benar peraturan itu sedang digodok dan akan diajukan ke DPRD untuk disetujui, sayalah mungkin orang pertama yang berdoa pada Allah Swt, agar kiranya PERDA itu tidak disetujui.

    Gak ada orang yang mau kehilangan KTP ataupun surat berharga lainnya.

    Mungkin ini hanyalah masalah kecil yang menggangu buat Bang Ria, abaikan saja karena saya hanya ingin mengungkapkan uneg2. Mudah2an kedepannya Pemko Batam bisa lebih baik lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan tentunya demi kemajuan Batam yang kita cintai ini.
    ———
    Hi Susanti, Terimakasih atas laporan dan masukannya.
    Saya ikut prihatin dengan kondisi yg anda alami, semestinya ini tidak boleh terjadi manakala semua petugas menjadikan pekerjaan itu adalah sebuah ibadah.

    Kami terus berusaha untuk memperbaikinya, tapi memang merubah prilaku itu mesti membutuh waktu… sebenarnya sejauh ini sudah cukup banyak perubahannya walaupun belum maksimal.

    Secara system sebenarnya sdh tidak ada masalah untuk mengecek data seseorang di database kami, kecuali karena keengganan.

    Setiap keluhan dari siapa pun bagi kami adalah masalah besar yg harus mendapat perhatian, anda boleh lihat sluruh comentar terkait masalah apa saja di blog ini saja respon dengan baik.

    Btw: Silahkan diurus kembali semoga dapat dibantu.
    Kalau masih ada masalah silahkan email saya langsung.
    Thanks & Wassalam
    Ria

  2. Pak Ria yang saya hormati,
    Saya kecewa kembali dengan pelayanan KTP / KK di Kecamatan Bengkong…
    Mungkin Bapak masih ingat pengaduan saya tempo hari bulan November karena masalah pembayaran dan pelayanan yang kurang baik oleh Kecamatan Bengkong.
    Mungkin karena cepat tanggap Bapak yang langsung ke Kecamatan Bengkong tersebut, KTP saya selesai hanya dalam waktu 1 minggu ( ini sulit diduga mengingat kondisi kita saat ini … hehe ).
    Dan hal ini tidak saya permasalahkan lagi, yang saya permasalahkan adalah mengenai KK tersebut sampai sekarang belum selesai. Perlu diketahui, bahwa saya sudah 3 kali pulang balik ke Kecamatan Bengkong untuk meninjau KK saya yang hingga saat ini selalu mengenai kendala yang tidak masuk akal ( seperti kata Petugasnya …. habis blanko, habis blanko dan terakhir saya disuruh datang kembali tgl 27 ini ).
    Yang ingin saya tanyakan, apakah benar di Kota Batam yang maju seperti ini Blanko KTP atau KK selalu habis ( atau mungkin hanya dijadikan alasan Petugas saja ) ??
    Sebenarnya sangat disayangkan sekali, karena bukan di Kecamatan Bengkong saja punya alasan seperti itu, di Kecamatan Batu Ampar dan Kecamatan Lubuk Baja ( kebetulan dikecamatan lain belum saya cek …), alasannya selalu sama, kenapa persediaan Blanko di Batam sangat menipis, padahal seharusnya pihak pemko tau berapa penduduk di Kota Batam ini yang membutuhkan KK dan KTP, apa Pemko tidak memiliki data Penduduk di Kota Batam lagi ?? Kalau tidak ada, saya punya data berapa banyaknya, atau kalau bisa pihak pemko bisa minta data tersebut ke KPU, mereka pasti punya.
    Jadi tolong, jangan lagi dijadikan alasan tersebut karena sangat memalukan Pemko, Blanko kan bukan sulit membuatnya atau barangkali mengordernya karena semua persediaan, perlengkapan dan peralatan sudah disediakan oleh negara ( bener nggak Pak … ). Kalau tidak selesai, tolong cari alasan yang lebih Profesional lagi karena tidak semua penduduk di Batam ini lulusan SD, masih banyak yang sarjana dan lulusan berkualitas.
    Mengenai pelayanannya, seharusnya Petugas juga mengerti bahwa sebagian besar penduduk di Batam ini adalah Pekerja ( kalau dihitung, untuk KTP dan KK ini sudah 4 hari saya izin potong gaji ), jadi tolong Bapak berikan saran kepada seluruh Camat di Kota Batam ini, mengenai informasi tanggal pengambilan KTP dan KK jangan bertele-tele, ( saya lebih suka orang yang jujur dan apa adanya… ) atau apabila telah selesai, informasikan langsung kepada kami melalui sms ( berhubung karena permohonan KK tersebut belum memiliki nomor registrasi di website Humas )
    jujur, saya sangat kecewa sekali dengan pelayanan Petugas, saya sudah menunggu selama 1 jam lebih ditempat dan hasilnya ternyata sangat mengecewakan lagi daripada menunggu, yaitu KK tersebut tanpa ada alasan lagi yang dapat Petugas berikan, saya disuruh datang lagi tanggal 27 Februari, saya harap untuk terakhir kalinya bila saya datang lagi, saya tidak kecewa, karena saya tidak ingin gaji saya dipotong atau mendapat SP 3 dari Perusahaan tpt saya bekerja hanya untuk datang mengambil KK.
    Saya mohon dengan sangat agar Bapak dapat membantu saya, berikanlah saran, nasehat yang baik kepada Petugas tersebut, dan bila yang salah ada di pihak saya, berikan juga saya saran bagaimana agar saya tidak kecewa lagi datang nantinya.
    Ternyata bila saya perhatikan ( saya suka mencari informasi kepada warga yang kebetulan juga membuat KK dan KTP ), mereka juga punya masalah yang sama seperti saya, blanko habis, KTP satu bulan lebih selesai, kadang 2 bulan baru siap, atau KK yang hampir setengah tahun belum juga selesai, atau juga pelayanannya yang sangat tidak pantas ditiru.
    Pak, kalau saya boleh usul, tolong Bapak berikan pelatihan , sosialisai atau sejenisnya seperti pelatihan pelayanan yang ada di Swasta, Bank, atau di Perusahaan Penerbangan kepada semua bagian yang berhubungan dengan masyarakat ini kepada semua Petugas Pemko di Batam, saya yakin, kekurangan yang sebenarnya masyarakat paling tidak sukai adalah pelayanan, bila pelayanannya bagus, berapa lamapun selesainya KTP, KK atau surat-surat penting di Batam ini tidak menjadi masalah bila warga dilayani dengan santun dan hati nurani, paling tidak bisalah menjadi pendingin emosi warga bila KTP dan KK tersebut selalu bermasalah jadwal penyelesainnya.
    Saya jamin, bila pelayanan di Batam ini bagus, pasti akan menjadi contoh di Kota lain di Indonesia, dan Bapak lah yang jadi orang pertama yang akan di acungkan jempol.
    Sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih
    Wassalam
    ————
    Ini Panjang betul bu Lenny, nanti saya jawab pelan2 he he sebab agak terburu-burum karena panjang saya mesti baca dengan teliti… Wassalam.
    Bersambung…………

  3. Kepada Yth,
    Bpk.Wawa kotabatam

    dengan ini saya ingin mengadukan perihal KTP

    begini pak saya sedang mengurus Pasport ternyata Pasport itu tidak bisa di urus karena tidak dilampirkan KK,setelah itu saya telusuri Kknya di Kecamatan Sei Beduk setelah saya tanya ternyata Kk tidak ada,lalu saya minta surat pindah tetap juga tidak bisa.

    Lalu saya menghadap ke Kasi Pemerintahan Sei Beduk untuk penjelasan setelah saya diberi penjelasan saya menghargai tetapi KTP anehnya tidak di tahan malah di kembalikan ke sipemilik sudah jelas KTP itu bermasalah.malah sipemilik di berikan Solusi menemui RT/RW untuk meminta Surat Domisili mana mungkin mau RT/RW itu memberikan padahal orang tersebut tidak berdomisili di sana,kan aneh dan aneh nya lagi saya bertanya KTP ini bodong atau tidak Bodong malah di jawab ini bisa palsu juga bisa tidak kok begitu yah jawaban seorang kasi Pemerintahan di tambah jawaban KTP ini bisa saja dipakai selagi KTP itu berlaku dan bisa dipakai sipemilik,jelas-jelas kalau KTP itu mati pun nantinya dan mau di perpanjang akan ditanyakan lagi Kknya ini yang membuat kami yang awam menjadi aneh buat saya.

    Kok bisa KTP bodong beredar di bawah kepemimpinan bapak padahal bapak sudah membuat suatu sistem untuk orang dapat mengakses dan memantau sejauh mana KTP itu di proses dengan anggaran tidak sedikit,dan pemerintah juga bisa memantau data penduduk kota Batam dengan Akurat dan benar,tetapi tetap aja ada Pegawai Bapak yang membuat Rincuh data tersebut.jadi tolong pak di tegur STAFF Kecamatan sana pak sebab ibu itu juga saya sudah kasih masukan jikalau bapak WAWA tahu masalah ini akan marah malah beliau menantang silahkan saja laporkan.ini yang membuat saya untuk betul-betul melaporkan masalah ini ke bapak untuk segera di proses saya siap untuk di hadapkan kembali dengan ibu itu jika ibu itu berkelit tentang masalah ini.dan ini data KTP bodong
    No KTP 2171071007900001 atas nama BUDIMAN.

    dan ini juga bisa membuat kecemburan dan kesenjangan dengan orang-orang yang mematuhi PERDA mereka bersabar menunggu Surat pindah dari Kampung di kirim baru bisa membuat KTP. apa ini tidak menjadi masalah besar nantinya

    malah saya berFIKIR kalau PERDA dibuat untuk kami tidak untuk pejabat dan kami harus mematuhuinya dan Pegawai bisa melanggar PERDA itu, untuk mendapat uang lebih maaf pak jika saya sedikit ketus dalam penulisan surat ini karena saya yang merasa juga jika saya menjadi orang yang membuat KTP siak dengan sesuai Prosedur sayang nya saya sudah 8 tahun selalu mengurus sesuai dengan prosedur PERDA.

    JADI SAYA SANGAT BERHARAP BETUL UNTUK BAPAK ADAKAN SIDAK DI KECAMATAN SEI BEDUK TERUTAMA KASI PEMERINTAHAN YANG TELAH AROGAN.

    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan waktunya untuk membaca surat ini

    hormat saya

    Asep Firdaus
    ttd
    ———
    Hi Pak Budiman,
    Terimakasih atas email dan FB yg dikirim kpd saya, saya cukup memahami dan dapat mersakan keluahan anda dan untuk itu saya berusaha untuk membalas email anda dengan baik.

    Sebenarnya Nama Budiman dan NIK ybs, terdaftar di database Pemko Batam dengan demikian artinya KTP itu tidak bodong namun karena Nama Budiman tsb belum memiliki data yg resmi, maka kemungkinannya dalam proses pembuatannya kemarin tidak mengikuti 100% procedur yg ada sehingg KK nya tidak ada.

    Solusinya saya sarankan agar anda membuat KK baru dan mengikuti prosedur yg ada sebaik2 nya, kalau nanti dipersulit silahkan hubungi saya lagi. (atau anda bisa tunjukkan email ini)

    Sedangkan masalah petugas kecamatan, Isya Allah akan kami ingatkan agar dapat memberikan solusi bukan malah kebingungan masyarakat.

    Tapi sy memiliki pertanyaan untuk anda, Apa hubungan anda=Asep Firdaus dan Budiman?

    Demikian semoga dapat difahami.
    Wassalam
    Ria

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s