Minim Tatap Muka, Tekan KKN

Kamis, 12 Pebruari 2009

Lelang Lewat Internet Efektif Maret

Mulai Maret 2009 mendatang, Pemerintah Kota Batam sudah siap menjalankan sistem layanan pengadaan barang dan jasa secara online (E-Procurement). Dengan sistem ini, diharapkan tidak ada lagi proyek pemerintah yang molor.
Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika mengatakan, saat ini Pemko Batam sudah siap baik dari segi sarana maupun SDM. ”Secara internal Pemko Batam sudah siap,” kata Ria, usai membuka pelatihan E-Procurement anggota Gapensi Kota Batam bekerja sama dengan Dinas PU Batam di kampus Politeknik Batam, Rabu (11/2).
Ia menyebutkan, saat ini kantor Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemko Batam sudah dibuka, tepatnya di lantai 1 Kantor Wali Kota Batam. Meski belum memakai server sendiri, kata Wawako, LPSE Kota Batam sudah memiliki website sendiri yakni di http://www.lpse.batamkota.go.id.
Situs ini, kata Ria, akan menfasilitasi proses lelang terhadap proyek-proyek pemerintah secara online. Mulai dari registrasi hingga proses tender atau pelelangan. Selain situs resmi, kantor LPSE Batam juga dilengkapi dengan help desk yang dapat diakses secara gratis oleh para calon kontraktor.
Selain fasilitas dan SDM, kata Ria, secara geografis Batam juga sangat mendukung penerapan e-procurement. Sebab, dari segi kepadatan akses internet, Batam merupakan yang terbaik di Seluruh Indonesia. “Karena sistem ini berjalan secara fully electronic, jadi ketersediaan akses internet yang memadai sangatlah dibutuhkan,” ujar pejabat yang melek IT ini.
Ria menyebutkan, banyak manfaat dari penerapan sistem e-procurement ini. Di antaranya dalam rangka efisiensi waktu, biaya dan SDM, dan transparansi terhadap pengadaan proyek. “Minim tatap muka, sehingga bisa menekan KKN,” katanya.
Sementara itu, Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Batam Sabar M Malau mengatakan, pihaknya sangat mendukung penerapan sistem e-procurement tersebut. “Dengan sistem ini sistem penilaian dan tender lebih obyektif dan terbuka,” kata Sabar.
Ia menyebutkan, dalam pelatihan e-proc tersebut diikuti oleh 120 perusahaan dari 337 anggota Gapensi Batam. Meski tak menyebut prosentase, Sabar mengatakan selama ini Gapensi terlibat cukup eksis dalam proyek-proyek Pemko Batam. ***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s