Koruptor Sama dengan Teroris

Jumat, 27 Maret 2009
Capres PKS Ikut Kampanye

Ratusan kader dan simpatisan menghadiri kampanye perdana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, kemarin. Juru kampanye partai berlambang padi kapas itu banyak menyorot soal praktik korupsi di lembaga legislatif.
Kampanye partai dengan nomor urut 8 itu menghadirkan dua juru kampanye nasional, yakni calon presiden (capres) RI dari PKS Sohibul Iman dan Ketua Fraksi PKS DPR RI Mahfud Sidik. Tampak juga calon legislatif (caleg) DPR RI Dapil Kepri Herlini Amran, Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Kepri Abdurrahman LC, serta Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika.
Tim juru kampanye menyampaikan orasi politiknya secara bergantian. Semuanya mengangkat isu soal bobroknya moralitas sebagian anggota Dewan. Mereka menyorot wakil rakyat yang doyan korupsi. “Korupsi itu tak lebih daripada teroris. Melawan koruptor sama dengan melawan teroris,” seru Abdurrahman LC di hadapan ratusan massa.
Koruptor dan teroris, kata Abdurrahman, sama-sama menghancurkan sendi-sendi ekonomi dan mengganggu kenyamanan hidup. Ia mendengung-dengungkan PKS sebagai partai yang anti korupsi, sesuai dengan semangat yang diusung PKS, yakni bersih, peduli, dan profesional.
Tema senada juga disampaikan Sohibul Iman saat berorasi. Pria kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, ini mengatakan, PKS bertekad untuk menciptakan lembaga legislatif sebagai lembaga yang bermoral, jauh dari praktik korupsi. Dalam pemilu 2009 ini, lanjutnya, PKS menargetkan perolehan suara sebesar 20 persen. Untuk itu, ia mengajak massa yang hadir untuk tidak ragu-ragu memilih PKS.
Isu korupsi juga diangkat oleh Ketua Fraksi PKS DPR RI Mahfud Sidik. Saat berkampanye, Mahfud membeberkan soal maraknya praktik korupsi di tubuh Dewan. Dan, PKS mengambil sikap jelas untuk melawan praktik kotor tersebut.
Dalam kampanyenya, Mahfud juga mengangkat sosok dan keberhasilan Menteri Pertanian Anton Apriyantono, yang notabene salah satu kader terbaik PKS. Di masa pemerintahan sekarang, Anton mampu mengembalikan swasembada pangan.
Sementara itu caleg DPR RI Herlini Amran mengangkat soal kiprah kader PKS yang duduk di kursi Dewan. Dalam lima tahun terakhir, ungkapnya, sudah ada Rp5,3 miliar uang negara yang dikembalikan ke KPK. Ini membuktikan bahwa PKS bersih dari praktik korupsi dan suap.

Anak-anak Ikut Kampanye
Seperti kampanye parpol lain, massa PKS yang datang dari berbagai pengurus kecamatan juga menyertakan anak-anak. Mereka terpaksa membawa anak-anak ikut serta berkampanye, karena tidak ada yang mengasuh jika ditinggalkan di rumah.
“Anak-anak terpaksa dibawa. Sebab kalau ditinggal di rumah tidak ada yang menjaga. Semua orang di rumah pergi ikut kampanye ini,” kata Sukmanto, massa PKS yang datang membawa dua anak mengenai alasan membawa anaknya mengikuti kampanye PKS tersebut.
Di lokasi kampanye masih juga terlihat banyak anak-anak. Bahkan, ada seorang bocah yang nekad naik ke atas panggung. Namun, panitia buru-buru memintanya turun. Sementara itu puluhan aparat Poltabes Barelang terus berjaga-jaga di sekitar lokasi kampanye. (why)

One thought on “Koruptor Sama dengan Teroris

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s