Pemko Gunakan Sidik Jari

Senin, 30 Maret 2009
Untuk Akurasi Data Rumah Tangga Miskin

Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika memanggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mawardi Badar, Kepala Dinas Kependudukan (Disduk) Sadri Khairuddin, dan Kepala Kantor BPS Batam Endang Retno, guna membicarakan masalah pelaksanaan kegiatan verifikasi data Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (Jamkesmas) tahun 2009. Pemerintah Kota (Pemko) akan menggunakan sidik jari untuk memastikan akurasi masyarakat miskin.

Mawardi Badar pada pertemuan itu menyebutkan, pelaksanaan verifikasi data Jamkesmas 2009, bertujuan menyiapkan data rumah tangga miskin yang valid di Kota Batam. Baik itu untuk kepentingan nasional maupun kepentingan daerah.

Pelaksanaan validasi data Jamkesmas 2009, kata dia, akan dilakukan secara teliti dan cermat. ”Proses verifikasi data nantinya melibatkan pihak ketiga,” sebut Mawardi Badar, akhir pekan lalu.
Pada pertemuan tersebut, masing-masing pihak, banyak membahas hal tekhnis yang terkait dengan penetapan kriteria rumah tangga miskin yang menjadi sasaran program.

Dan dari perundingan yang dilakukan, semua pihak setuju, untuk starting awal, kegiatan verifikasi yang akan dilakukan menggunakan data sekunder di BPS sebagai acuan/pedoman.

Proses selanjutnya, data tersebut dimatangkan dengan data survei lapangan, serta data kependudukan yang sudah di entry ke dalam sistem database kependudukan, SIAK Kota Batam. Data sekunder rumah tangga miskin yang ada saat ini sekitar 36.207.

Tidak cukup sampai disitu, untuk mendapatkan data Jamkesmas yang lebih akurat dari data yang ada sebelumnya, baik BPS maupun Pemko Batam, sama-sama sepakat untuk meminta sidik jari, foto, dan menempelkan stiker yang bertuliskan terdaftar sebagai Rumah Tangga Miskin 2009 pada setiap rumah tangga sasaran yang di data.

Mengantisipasi adanya warga miskin yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan atau KTP, karena sudah menjadi suatu syarat dan ketentuan dalam proses pendataan, Pemko akan memberikan NIK kepada warga yang terdata, tapi untuk mendapatkan KTP Batam, proses pelayanannya tetap mengacu pada prosedur pengurusan KTP Batam. ***

5 thoughts on “Pemko Gunakan Sidik Jari

  1. wah itu ide bagus pa’ memang dengan menggunakan sistem sidik jari data lebih akurat, kami juga sudah buat untuk mengeola setiap acara (sperti : mambit, Taskif, dll) juga menggunakan sistem absensi sidik jari.
    ———-
    Mantab! Allahu Akhbar!!!

  2. wah setuju tuh pa’ kayanya kalo di seluruh indonesia menggunakan sistem absensi seperti ini akan lebih akurat.
    ———–
    Insya Allah!

  3. bagus banget tuh pa’ programnya… saya setuju deh dan mendukung. kalo program ini gol paling pertama pasti dapat predikat yang bagus untuk indonesia
    ———–
    Insya Allah!

  4. Assalamualikum Pak Ria..
    Tahun 2005 kami pernah ke Batam dengan teman kami yang pernah kerja di Batam dan sering bolak balik Jakarta-Batam, karena Istri dan rumahnya di Batam. Kami kesana untuk mempresentasikan program kependudukan dengan Fingerscan karena menurut informasi yang kami peroleh Batam akan pilot project data kependudukan secara elektronik.
    Presentasi kami sudah sampai pada aplikasi pemilu.
    Menurut kami yang terberat dari kegiatan ini adalah pencacahan di Lapangan.
    Yang kami prediksi akan lebih mahal dari penyediaan Aplikasi, perangkat pendukung komunikasi dan device inputnya.
    Silakan pak Ria pakai aplikasi yang sudah ada, dan disesuaikan dengan kebutuhan kami hibahkan gratis untuk pemkot Batam. Wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s