Gratis Sekolah Sembilan Tahun

Written by anto
Jumat, 03 April 2009
Guru Lakukan Pungutan Kena Sanksi
SD hingga SMP Negeri Gratis

BATAM, TRIBUN – Kebijakan pemerintah untuk menggratiskan semua sekolah negeri mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), hingga tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Batam di tahun 2009 ini, mendapat tanggapan positif dari orangtua murid. Apalagi bagi mereka yang tergolong tidak mampu dari segi materi.

Lihat saja, Pesta Sihombing, orangtua siswa tampak sumringah menyambut berita gembira itu. Setidaknya kebijakan itu dapat meringankan beban hidupnya, terutama untuk pendidikan anak-anaknya.

“Saya berterimakasih karena tidak terlalu berat lagi beban saya. Selama ini sangat berat apalagi tanggungan saya empat orang bersekolah. Sementara saya hanya ibu rumah tangga dan suami bekerja sebagai buruh lepas,” kata Pesta kepada Tribun, Kamis (2/4).

Ria Saptarika, Wakil Wali Kota Batam menegaskan tidak ada lagi pungutan terhadap orangtua murid terkait biaya sekolah. Ia mengatakan itu dihadapan 628 orang Calon Pegawai Negeri Sipil Pemko Batam, yang tengah mengikuti orientasi di Lantai IV Kantor Pemko Batam.

“Saya minta supaya mentaati aturan ini. Jangan melakukan pungutan ke siswa. Terhitung mulai tahun 2009 ini semua sekolah SD-SMP negeri harus gratis. Kalau masih ada yang memungut haram hukumnya,” kata Ria Saptarika.

Ia mengatakan kebijakan itu berdasarkan surat dari Menteri Pendidikan Nasional Nomor 23/MPN/KU/2009, perihal kebijakan pendidikan gratis bagi pendidikan dasar. “Surat tersebut ditujukan kepada Gubernur, Bupati/ Wali Kota se-Indonesia,” ungkap Ria.

Ia menambahkan, untuk wajib belajar 9 tahun tidak dibenarkan melakukan pungutan. Termasuk berbagai macam alasan dari komite. “Tugas Komite sekolah untuk mencari donatur dari luar seperti perusahaan dan masyarakat mampu peduli pendidikan. Bukan lagi pungutan kepada orangtua siswa,” ungkap Ria.

Ria mengatakan kendati gratis, kalau ada keinginan orangtua siswa secara kolektif untuk membeli buku dan baju seragam, yang sifatnya lebih murah di sekolah, tentu tidak masalah. “Untuk membeli buku dan baju seragam di sekolah yang sifatnya kolektif, dan lebih murah ketimbang di pasar tentu tidak masalah,” kata Ria.

Ia berharap para guru yang baru masa orientasi, meningkatkan kualitas agar sekolah standar nasional (SSN) yang ada saat ini, bisa terus meningkat dari tahun ke tahun.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasa Dinas Pendidikan Batam Yahya menyebut, mulai tahun 2009 ini semua sekolah negeri tidak bisa memungut uang dari siswa.
“Kita sudah buat surat edaran ke semua sekolah. Kalau masih ada sekolah memungut uang komite mereka bisa dikenakan sanksi. Sebagai penggantinya pemerintah pusat akan meningkatkan alokasi BOS. Apabila belum cukup tentu bisa dialokasikan dari APBD Batam maupun provinsi,” kata Yahya. (hat)

Advertisements

6 thoughts on “Gratis Sekolah Sembilan Tahun

  1. murah terkadang indentik dengan murahan
    gratis=gratisan, apakah masih bisa menuntut banyak dengan hal gratisan ? kualitas misalnya pak 😉

  2. Menurut saya Pendidikan gratis tidak masuk akal, di batam ini saja berapa banyak sich sekolah Negeri?…..Seandai nya semua nya di gratiskan,dari Masa hamil, melahirkan, sekolah, kesehatan, pendidikan sampai ke KUBURAN gratis, jd apa Bangsa ini?…… dengan kebijakna ini bukan mendidik Mayarakat yang Iya nya Membuat Bangsa ini jadi Bangsa yang malas dan tidak penuh tanggung jawab.

  3. dikdas gratis benar benar telah mempengaruhi akal sehat . Saya khawatir masyarakat tetap berekspektasi tinggi akan layanan pendidikan bagi putra purinya di SDN tanpa bijak mengkrtisi :apanya sih yang gratis, gimana dengan mutu , kok pemerintah plin plan dengan peraturannya?, kok saling lempar tangan dalam pendanaan pendidikan nasional, kalau ngak sanggup, jangan sok populis tapi menggerus kemandirian masyrakat dalam pendidikan bermutu yang berkeadilan. Sekali lagi, hati hati sekolah negeri dikebiri

  4. setuju, gratisan kalau bloeh mutunya juga dijaga. biar nggak sia-sia gratisannya.
    gratisan murid =negara membayar ganti.
    artinya tidak gratis sama sekali karena ada pihak yang menalangi secara langsung…
    betul pak?

  5. Bagi anda yang mampu memang tidak ada artinya sama sekali tapi bagi rakyat yang tidak punya….sangat berarti sekali..!!!
    ————
    Siap!
    Setuju Pak Denny.

  6. memang spp gratis,tetapi justru buku yang dipinjamkan tidak mencukupi mau beli gak ada dipasaran bagaimana anak2 kita bisa mengikuti pelajaran?.makasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s