Kembangkan Tempat Parkir Kapal di Nipah

Written by widodo
Rabu, 06 Mei 2009
BATAM, TRIBUN- Sejak garis batas laut wilayah Indonesia dengan Singapura meliputi pulau Nipah dan pulau Tuas ditetapkan pada 10 Maret silam, perhatian pemerintah terhadap pulau terluar tersebut meningkat.  Bahkan pemerintah Batam, TNI AL dan pramuka juga telah memantapkan pulau tersebut sebagai daerah wisata yang mempesona dengan menanami ratusan pohon awal Mei kemarin.

Terkini, ada rencana dari pemerintah pusat untuk menjadikan perairan pulau Nipah sebagai alternatif parkir kapal-kapal dunia. Akan diciptakan kawasan bisnis transportasi laut terpadu meliputi jasa pelayanan terhadap kapal.

Potensi perairan sepanjang 12,1 kilometer di pulau Nipah sangat besar dan bernilai ekonomis tinggi karena posisinya berada di lintasan kapal-kapal negara sedunia.

“Kita bisa mengenakan tarif kapal bila ada pelayanan, seperti lokasi parkir yang tertentu, ada penyediaan air tawar dan BBM, pemanduan lalu lintas sehingga kapal tunda bisa berhenti. Dan tentu tarifnya lebih murah daripada kapal mengantre di pelabuhan Singapura,” kata Menteri Perhubungan Jusman Sjafii Djamal di Novotel Batam, Rabu (6/5).

Menhub hadir di Batam dalam rangka rapat koordinasi teknis kantor administrasi bandara mulai 6-8 Mei. Didampingi Dirjenhub udara Henry Bakti dan ketua BP Batam Mustofa Widjaja, Jusman menjelaskan kewenangan administrator otoritas bandar udara menuju terciptanya 3C dan 1C di dunia penerbangan. Hadir juga kadishub se Kepri seperti Yazid, Masnur, Hendra dan sebagainya. (wid)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s