PSB Diperpanjang hingga 4 Juli

Jumat, 03 Juli 2009

Wawako Sidak Tiga Sekolah Favorit

Penerimaan siswa baru (PSB) di sekolah-sekolah negeri di Kota Batam, Jumat (3/7) hari ini berakhir. Seiring berakhirnya penerimaan siswa baru, para wali murid atau orang tua siswa kini memikirkan berapa besar biaya membeli baju seragam sekolah. Wakil Wali Kota (Wako) Batam, Ria Saptarika mengharapkan agar pihak sekolah negeri dan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam tidak mahal-mahal menetapkan biaya membeli baju seragam.

”Jangan mahal-mahal menetapkan biaya pembelian baju seragam,” kata Ria, Kamis di Restoran Sea Food Golden Crown usai sidak ke beberapa sekolah yang melaksanakan sistem PSB secara online. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Muslim Bidin menyebutkan sekolah umum seperti SMA Negeri tiap siswa diwajibkan memiliki minimal satu stel seragam pakaian seragam abu-abu, satu stel baju kurung dan satu stel pakaian olah raga. ‘’Selebihnya mesti ada kesepakatan antara orang tua dengan sekolah,” kata Muslim.

Mengenai pakaian pramuka sebagai bentuk pelaksanaan kegiatan ekstra kulikuler, sebut Muslim, setiap siswa juga akan diwajibkan mengikuti kegiatan kepanduan. Mengenai pakaian pramuka ini, sebut Muslim, bisa dibeli melalui sekolah dan bisa juga dibeli di luar tergantung kesepakatan antara wali murid dengan siswa. ‘’Kalau sekolah kejuruan, seperti SMK Negeri pakaian sekolahnya ditambah lagi dengan pakaian praktek,” ucapnya.Bagaimana dengan penentuan biaya pakaian seragam tersebut? Muslim menyebutkan Diknas telah menetapkan biaya pembelian baju seragam tersebut. Akan tetapi Muslim menolak menyebutkan berapa harga baju seragam yang telah ditetapkan itu. ”Nggak usah ditulislah berapa harganya,” ucapnya.

Wawako Sidak
Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika melakukan inspeksi mendadak ke tiga sekolah yang menerapkan PSB online, kemarin. Ia mengakui masih ada kekurangan. Tiga sekolah yang didatangi Ria, yakni SDN 004 Batuampar, SMPN 4 Bengkong, dan SMAN 8 Bengkong. Ia didampingi Kepala Dinas Pendidikan Muslim Bidin serta rombongan Pemko lainnya.
Ada permasalahan yang sama yang ditemukan Ria saat memantau PSB tiga sekolah favorit tersebut. Ternyata, masih ada beberapa orang tua murid yang tidak tahu jika sebenarnya mereka bisa mendaftarkan anaknya ke tiga sekolah.

Seperti yang diakui Neli, salah seorang orang tua murid yang ditemui di SMPN 4 Bengkong. ’’Tak tahu kalau bisa daftar di tiga sekolah. Makanya, kemarin saya koreksi cepat dengan datangi Kantor Dinas Pendidikan,” katanya. Hal serupa juga dialami Sukimin, wali murid lainnya yang ditemui di SMAN 8 Bengkong. “Saya tak paham. Jadi, daftarkan anak ke satu sekolah saja,” kata warga Bengkong Kolam, ini.

Ia khawatir. Sebab, waktu pendaftaran akan segera berakhir. Jika anaknya tidak diterima di SMPN 4, ia bingung untuk mengambil tindakan selanjutnya karena hanya mendaftarkan anaknya ke satu sekolah saja. Sukimin memang menerima formulir pendaftaran dari pihak sekolah, yang di sana tercantum kolom tiga pilihan. Sayangnya, pihak sekolah tidak menjelaskan hal itu ke para orangtua murid. Menanggapi ini, Ria Saptarika mengatakan, di Surat Keputusan Dinas Pendidikan soal tata cara pendaftaran itu sebenarnya sudah jelas. Ada dicantumkan tiga pilihan sekolah. “Cuma tidak semua sekolah tempelkan SK itu. Seharusnya dirangkum poin-poin agar orang tua murid bisa mendapat kejelasan. Infonya kurang sampai,” katanya.

Ia memahami kondisi orang tua murid saat ini. ’’Mereka panik dan stres. Jadi, informasinya harus betul-betul dijelaskan ke mereka,” kata Ria. Karenanya, Ria mengusulkan agar masa pendaftaran diperpanjang. ’’Yang tidak online kalau bisa ditambah satu hari lagi,” sarannya. Muslim Bidin langsung merespon permintaan Ria. “Kita perpanjang PSB hingga 4 Juli mendatang. Ini untuk reguler saja, kalau yang online ditutup besok,” katanya.

Pakai Tes Tertulis
Seleksi penerimaan siswa baru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Batam benar-benar ketat. Setelah melalui seleksi berkas, tes fisik dan wawancara, sebanyak 490 calon siswa mengikuti tes tertulis, kemarin. Tesnya menyerupai pelaksanaan UN. Sebabnyak 490 calon siswa tersebut dibagi dua kelompok. Gelombang pertama tes mulai pukul 08.00-10.00 WIB. Sementara gelombang kedua pukul 10.00-12.00 WIB. Ada tiga mata pelajaran yang diujikan yakni Matematika, Fisika, dan Bahasa Inggris.

“Jumlah soalnya 60 dan harus diselesaikan selama dua jam,” kata Ketua Panitia Penerimaan Siswa Baru (PSB) SMK 1 Batam Bujang Rasyid di Batuaji, kemarin. Soal tes yang juga hampir sama dengan materi UN lalu membuat calon siswa tampak serius dan konsentrasi mengerjakan soal.

Ruang Belajar Kurang
Masih terkait PSB, Ketua I Perpat Provinsi Kepri, Yanto Aljabar menyebutkan, Batam cukup banyak kekurangan ruang kelas/belajar. Jumlah daya tampung sekolah negeri hanya 30-40 persen dari jumlah pelajar yang akan masuk ke SD, SLTP, SMA/SMK. Namun demikian, tambah Yanto, kekurangan tadi tidak bisa diatasi oleh pihak sekolah. ‘’Semua karena keterbatasan lahan sekolah. Dari dulu, ini saja masalahnya. Kekurangan daya tampung. Penyebabnya adalah lahan sekolah sedikit, sehingga pihak sekolah tidak bisa membangun kelas baru,” ujarnya, Kamis (2/7). (why/amr/uma/sta)

5 thoughts on “PSB Diperpanjang hingga 4 Juli

  1. sedikit cerita tentang masalah ini
    jadi kemaren ada tetangga tiap hari minta tolong saya ngecekin keberadaan muridnya diterima dimana. kebetulan saat saya cek nama dan datanya ada di salah satu sekolahan. yg saya bikin heran kemaren pagi saya di suruh ngliat lagi loh kok jadi ilang.

    ndak taunya ada beberapa tetangga mengalami kejadian serupa pada anaknya, meskipun nilai anaknya masih lebih tinggi dg menggesernya. dan merekapun cukup bilang dasar anak pejabat. duh
    .-= geblek
    ´s last blog ..Ritual Juni 2009 =-.

  2. Assmualikum, Wr, Wb.

    salam sejahtara untuk kita semua!
    di dasarkan keprihatinan, berdasarkan informasi pada media cetak sekarang ini kurang lebih 12 rb siswa/i tidak bisa bersekolah di negri,,,,amanah UUD setiap warga berhak pendapatkan pendidikan yang layak! tentunya ini menjadi amanah para penyeelnggara pemerintah…..! ini menjadi suatu masalah yang tak bisa dibiarkan berlarut2,,,,harus di carikan solusinya…!
    batam sebagai kota industri, ditigal island…..dan byk lain tentunya harus diimbangi dengan SDM daya manusia yang unggul, untuk menciptakan itu semua tentunya lewat pendidikan! jauh sangat tertinggal menurut saya pembangunan di sektor pendidikan dibandingkan dengan sektor lainnya,,,pembangunannya lambat,,,,! seh
    arusnya dinas pendidikan harus bisa memprediksikan berdasarkan pengalaman sebelumnya,,,,,bhawa akan terjadi,lonjakan PSB disekolah2 negeri,,,,! tak akan jadi masalah untuk org2 kaya,,,justru yang menjadi masalah untuk org2 yang ekonominya menangah ke bawah,,,mereka terpaksa hrs sekolah ke swasta yg biayanya relatif cukup mahal….! carikan sollusi secepatnya pa WAKO…! menurut saya sistem double shift menjadi solusi yang tepat untuk saat ini! berdaya guru PNS dan honorer yang ada! mungkin kl kurang pemko hrs mengeluarkan kebijkaan untuk perekrutan guru honorer untuk sekolh negri,,,yang selanjutnya bisa diajukan untuk jadi PNS! Smoga pa WAKO mengambil tindakan cepat dan tepat!
    walikumusalam wr, wb
    .-= Yuri Yogaswara´s last blog ..TRIK BOTOL SAMBAL =-.

  3. Ikut Nimbrung sedikit nich,, Curhat aja,,
    Anak saya ,, berusia 7 tahun o bulan, telah melewati TK , Play Group dengan hasil memuaskan,, cuma anak saya ini agak hiper aktive sedikit ( ADHD ). Anak saya ini sudah pintar Baca, tulis dan malah Komputer sedikit, seperti Word, Excel, paint dll.

    Penerimaan murid baru kemaren , saya mendaftarkan anak saya ke SD 003, setelah melalui test wawancara,,anak saya di bilang tidak bisa sekolah di sana dengan alasan untuk kebaikan anak saya dan semua murid. Padahal mereka belum mencoba nya,, terpaksalah anak saya, saya masukkan ke SD swasta..

    Saran saya, Mestinya Tiap sekolah negeri memasang pengumuman bahwa ” Menerima Murid Baru , kecuali anak yang menderita Autis, Hiperaktif, ADHD , dan cacat bawaan lainnya, meskipun usianya masuk kategori Wajib Belajar dan punya IQ diatas rata-rata”

    Pertanyaanya, Bagaimana kalau terjadi sama anak pejabat???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s