Kepri dan Batam Raih Adiupaya Puriutama

Kepri dan Batam Raih Adiupaya Puriutama
Jumat, 21 Agustus 2009
Dinilai Sukses Sediakan Perumahan Layak

Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam, dinilai sukses menyediakan perumahan yang layak bagi masyarakat. Atas komitmen tersebut, kedua kepala daerah ini menerima penghargaan Adiupaya Puritama 2009 dari Menteri Negara Perumahan Rakyat (Menpera).

ANTONI-M NUR, Jakarta

Penyerahan penghargaan dilakukan pada resepsi Peringatan Hari Perumahan Nasional 2009 di Hotel Bumi Karsa, Komplek Bidakara Pancoran, Jakarta, tadi malam. Gubernur Kepulauan Riau Ismeth Abdullah meraih penghargaan Adiupaya Puritama dalam kategori Pembina Pemerintah Kota Metropolitan/Kota Besar.

Selain Ismeth, Gubernur yang juga meraih penghargaan serupa adalah Gubernur Jawa Barat Dede Heryawan dan Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Namun mantan ketua Otorita Batam itu meraih penghargaan tertinggi karena berhak atas tropi Menpera dan piagam. Sedangkan gubernur lainnya hanya meraih piagam penghargaan. Ismeth menerima secara langsung tropi dan piagam penghargaan tersebut dari Menpera Yusuf Asyari.

”Kita akan berusaha terus agar semua masyarakat di Kepri bisa menempati rumah yang layak, salah satunya dengan memperbanyak membangun rumah susun, baik rumah susun sewa maupun hak milik yang terjangkau oleh masyarakat, khususnya pekerja karena di Batam banyak industri. Tapi karena lahan terbatas, jadi rusun salah satu upaya efektif,” ujar Ismeth, tadi malam.

Menpera mengungkapkan, para peraih penghargaan Adiupaya adalah kepala daerah yang memiliki kepedulian tinggi sekaligus cekatan dalam memberikan pemukiman yang layak bagi warganya. “Mereka kepala daerah yang sigap menangkap kebijakan tingkat nasional dan diterapkan di daerah sesuai kebutuhan daerah masing masing demi kemudahan masyarakat untuk memperoleh perumahan yang layak,” papar Menpera.

Secara khusus menteri asal PKS itu juga memuji Ismeth karena komitmenyya menyediakan lahan bagi pemukiman. ”Di Batam, Kepri itu lahan tidak terlalu luas. Tetapi kepala daerahnya mampu menyediakan lahan untuk rusunawa dengan harga Rp6.000 per meter. Harga ini anda cari sampai Gunung Kidul nggak dapat,” paparnya.

Selain Ismeth, penghargaan Adiupaya Puritama juga diraih oleh Pemko Batam. Tropi Mempera dan Piagam Penghargaan untuk kategori Pemerintahan Kota Metropolitan diserahkan langsung Mempera ke Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika di acara sama. Selain Batam, penerima kategori ini adalah Kota Bandung-Jawa Barat dan Kota Denpasar-Bali.

Bagi Batam, ini kali kedua meraih penghargaan tersebut, setelah pada 2008 lalu, menerima penghargaan yang sama dengan peringat pertama untuk kategori kota metropolis. Penghargaan tersebut juga diserahkan langsung oleh Menpera kepada Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan di Bali.

”Kita bangga bisa mempertahankan prestasi ini. Ini cerminan Pemko Batam komit menyelesaikan persoalan perumahan di Batam,” kata Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika, tadi malam, usai menerima penghargaan itu. Turut hadir mendampingi Gubernur dan Wakil Walikota Batam pada penerimaan penghargaan tersebut Irmansyah, kepala Biro Umum Provinsi Kepri, Plt Kadis Tata Kota Gintoyono dan Kabag Humas Pemko Batam Yusfa Hendri.

Yusfa Hendri menjelaskan, penilaian terhadap calon penerima penghargaan Adiupaya Puritama dilakukan oleh para tim penilai yang terdiri dari unsur Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Departemen Dalam Negeri, Departemen Pekerjaan Umum, REI, APERSI, Perguruan Tinggi, MP3I dan Perumnas.

”Penghargaan ini diberikan pemerintah dalam rangka lebih meningkatkan perhatian dan kinerja baik Pemkab maupun Pemko dalam penyelenggaraan pengembangan perumahan dan pemukiman di daerahnya,” ujarnya. Dari 22 daerah kategori kota besar dan metropolitan yang dinilai akhirnya Batam, Bandung dan Denpasar masuk dalam nominasi tiga besar. Kepala Daerah nominator tersebut selanjutnya melakukan presentasi di hadapan tim juri pada tanggal 12 Agustus lalu.

Adapun kriteria penilaian meliputi, rencana strategis daerah, realisasi pengembangan perumahan, kelembagaan, pembiayaan serta kemitraan masyarakat dengan pengembang. Adiupaya Puritama sendiri bermakna usaha yang dilakukan dengan sungguh dalam mewujudkan rumah yang utama.

Pengembangan Rusun Batam
Batam menargetkan 756 twin tower rumah susun saat ini baru terbangun 48 tower yang dibangun dari target 100 twin tower pada 2014. Dari 48 twin tower, 36 twin tower diantaranya sudah dihuni dan 8 twin tower lagi sudah selesai dibangun .Empat di Muka Kuning dan empat di Sekupang, sedangkan empat lagi sudah hampir selesai.Setiap twin tower terdiri atas 99 unit rumah sewa. Harga sewa setiap unit bervariasi yakni Rp240 ribu perbulan untuk lantai satu dan Rp195 ribu perbulan untuk lantai lima.

Harga sewa ini dibayar oleh perusahaan untuk para pekerjanya. Rusun yang dibangun mulai dari type 21, 27 dan 36 telah dibangun dipusat-pusat kawasan industri yang ada di Batam. Rusun dibangun untuk mengantisipasi kebutuhan pemukiman bagi pekerja dan masyarakat Batam sesuai karakteristik wilayahnya masing-masing. Rusun yang terdapat di Kota Batam dibangun oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Departemen PU dan akan dikelola Pemko Batam, PT Jamsostek, melalui dana APBD Kota Batam dan Otorita Batam.

Disamping pembangunan Rusun, juga akan dibangun Rumah susun sederhana milik (Rusunami) yang juga cukup potensial dalam mengantisipasi permasalahan pemukiman bermasalah di Batam. Saat ini sedang dalam proses pembangunan sebanyak 34 twin blok yang akan dikelola Real Estate Indonesia (REI) dengan konsep pemukiman terpadu di kawasan Batam Centre. Setelah diresmikan oleh tiga menteri beberapa waktu lalu, kini Rusunami itu tengah dalam proses pembangunan. (ara/nur)

One thought on “Kepri dan Batam Raih Adiupaya Puriutama

  1. PERDA RT DAN RW
    Tatacara pemilihan RT/RW diatur dalam Perda Nomor 12/2002 tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPMK), Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW); sedang untuk pelaksanaan didasarkan Perwal Nomor 33/2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Kota Batam Nomor 12/2002

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s