Festival Masjid Bersejarah dan Keraton Ditutup

Tahun Depan di Sulawesi Selatan
Senin, 09 November 2009
Festival Masjid Bersejarah dan Keraton Ditutup

BATAM (BP) – Perhelatan Festival Masjid Bersejarah dan Keraton (FMBK) ke-4 resmi ditutup Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika, Minggu (8/11). Tahun depan, festival ini akan kembali digelar di Sulawesi Selatan.

”Rencananya di Sulawesi Selatan, tapi ada kemungkinan di Jawa Tengah. Ini masih akan kita bahas di Rakernas nanti,” ujar Sekjen Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Muhammad Natsir Zubaidi, usai penutupan FMBK ke-4, kemarin.
Masih kata Natsir, kemungkinan ajang ini masih akan menggunakan konsep outdoor. Yakni dihelat di tempat umum seperti mall, pusat belanja dan sebagainya.

Ditanya soal evaluasi, Natsir menekankan pada persiapan pendanaan FMBK yang harus direncanakan secara matang. Ini supaya tercipta maksimalisasi pelaksanaan festival tersebut.

”Tahun depan, pelaksanaan ini harus direncanakan secara matang melalui APBD. Sehingga acara dapat berjalan maksimal,” katanya.

Pernyataan Nasir ini menanggapi komentar dari Wakil Wali Kota Batam, Ria Saptarika. Ria menilai, pelaksanaan FMBK di Batam masih kurang maksimal. Ini dikarenakan singkatnya masa persiapan, baik dari segi teknis maupun anggaran.

”Penunjukan Batam sebagai tuan rumah festival ini disampaikan secara mendadak. Beruntung kami masih bisa menyediakan anggaran melalui APBD perubahan,” kata Ria. (a)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s