SKCK Online Pangkas Birokrasi

Ditulis oleh Redaksi , Jumat, 28 May 2010 09:29

Gratis, Foto, dan Sidik Jari Komputerisasi

NAGOYA (BP) – Pemko Batam dan Poltabes Barelang meluncurkan pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Online di Nagoya Hill, Kamis (27/5). SKCK online ini tak dipungut biaya dan lebih singkat dibanding pelayanan manual.

Saat ini, SKCK online baru tersedia di Nagoya Hill, Pemko Batam dan Poltabes Barelang akan menjajaki mal dan tempat keramaian lainnya sebagai tempat pelayanan SKCK online.

SKCK berbasis Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan (SIAK) ini bertujuan memangkas birokrasi sehingga pembuatan SKCK bisa lebih cepat. Untuk pembuatannya, pemohon tak perlu mendapatkan rekomendasi dari RT, RW dan Kelurahan.

Prosedur pengurusannya pun mudah. Pemohon tinggal datang ke kecamatan dengan membawa KTP asli dan dua buah fotokopinya. Pemohon diberikan formulir pengantar yang harus diisi dan ditandatangani. Formulir yang telah diisi dan memenuhi syarat akan mendapatkan pengesahan dari Camat, selanjutnya petugas akan melakukan pengentrean data.

Setelah itu petugas akan memberikan tanda terima (rekomendasi) yang sudah distempel untuk pembuatan SKCK.

Selanjutnya, rekomendasi tersebut dibawa ke tempat pembuatan SKCK online. Pemohon tak harus repot karena untuk foto dan rumus sidik jari bisa dilakukan di tempat dengan sistem komputerisasi.

Wakil Wali kota Batam Ria Saptarika mengatakan pada dasarnya, SKCK online merupakan bentuk peningkatan pelayanan pada masyarakat. “Dengan dilaksanakannya pengurusan SKCK online ini maka dapat dilaksanakan suatu sistem pelayanan masyarakat yang maksimal, menciptakan proses yang efektif dan efisien serta meningkatkan citra pemerintahan Batam dan kepolisian,” kata Ria Saptarika saat membuka SKCK online di Nogoya Hill, kemarin.

Untuk pengurusan di kecamatan sebetulnya bisa selesai dalam waktu sehari apabila camat berada di tempat. Wawako menjamin tak ada pungutan liar (pungli) dalam kegiatan ini. ”Mari kita awasi sama-sama supaya tak ada pungli,” jelasnya.

Bagi yang tak punya KTP SIAK juga bisa melakukan permohonan SKCK online. Wawako menjelaskan, sebagian data warga yang ber-KTP non SIAK pun sudah tersimpan dalam data sistem kependudukan. ”Pemohon akan mendapatkan formulir pembuatan KTP SIAK untuk melengkapi data-data yang belum ada. Formulir itu bukan untuk mendapatkan KTP SIAK melainkan memudahkan pembuatan SKCK online,” akunya.

Di tempat sama, Kapoltabes Barelang Kombes Leonidas Braksan mengatakan SKCK online yang diterapkan di Batam merupakan yang pertama di Indonesia. ”Kita akan sampaikan ke Mabes Polri supaya bisa diaplikasikan di seluruh Indonesia,” katanya.

Untuk tempat, Kapoltabes sengaja tidak menempatkan pelayanan ini di kantor polisi dan memilih di tempat yang banyak dikunjungi masyarakat. ”Tujuannya untuk memudahkan pelayanan. Kinerja kepolisian sekarang sudah berbeda. kita yang mendekati masyarakat,” jelasnya. (vie)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s