KTP Elektronik Gagal

Dana Sosialisasi e KTP Hilang
Editor: ibung
Rabu, 13 April 2011
Batam Center, BatamHeadlines.com

Rencana penerapan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e KTP) yang dicanangkan oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi agar bisa terealisasi diseluruh kota di Indonesia ditahun ini jauh panggang dari api, khususnya untuk Kota Batam.

Batam yang dijadikan kota percontohan yang paling diandalkan di Provinsi Kepulauan Riau ternyata lempar handuk alias menyerah. Selain Batam di Kepri yang dijadikan percontohan e KTP adalah Tanjungpinang dan Bintan.

Menurut Riky Indrakari, Batam terancam tidak bisa melakukan sosialisasi dan pembaharuan data E-KTP, dikarenakan anggaran Rp 5 M untuk sosialisasi yang telah disusun hilang di tengah jalan. Dan hal tersebut baru diketahui setelah seluruh anggaran disetujui.

“Anggaran sosialisasi hilang dari anggaran,” ungkap Riky di loby DPRD, Rabu (13/4)

Riky memaparkan jika tahun ini tidak dilakukan sesuai dengan apa yang telah di agendakan oleh Kementrian Dalam Negeri, di tahun depan Pemko Batam harus mengeluarkan biaya yang lebih besar lagi.

Kementrian Dalam Negeri telah melakukan MoU dengan beberapa kepala daerah terkait pelaksanaan e-KTP, termasuk dengan Pemko Batam. Namun ternyata Batam mundur karena kualahan menyelesaikan pemutakhiran data penduduk.

KTP Elektronik memiliki kelebihan dibanding sistem identitas yang lain yang sudah ada. Karena ada sidik jari di setiap KTP maka penggandaan KTP yang jamak terjadi akan bisa terhindari. (arju)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s