Talkshow Mengenang Nurul F Huda

Jumat, 03 June 2011 00:00

“Detak yang tak Pernah Berhenti”

BATAM CENTRE- “Novel Hingga Detak Terakhir Jantungku Berhenti sangat inspiratif. Bagaimana ketabahan dalam menempuh kehidupan yang mungkin tidak semua orang bisa menjalani seperti dia. Bahkan, meski menderita penyakit yang begitu berat, dia masih bisa melahirkan buku-buku yang mendapat sambutan luar biasa dari pembacanya. Sudah sepatutnya dia diberi apresiasi,” ujar Ria Saptarika.

Ria, mantan Wakil Walikota Batam itu, memang memiliki memoar tersendiri dengan sosok Nurul Fithorini atau lebih dikenal dengan Nurul F Huda, salah satu pendiri Forum Lingkar Pena (FLP), sebuah forum penulis-penulis muda yang konon anggotanya sudah mencapai angka ribuan dan tersebar di seluruh tanah air.

Ria mengaku, mengenal Nurul F Huda sejak belum menjabat sebagai Wakil Walikota Batam. Di matanya, cerpenis, novelis dan esais itu adalah sosok yang sangat kritis dan tegas.

“Karena ketegasannya itu pula, dia tidak akan mau menulis sesuatu yang tak sesuai dengan hati nuraninya,” ujar Ria.

“Jadi, memang sudah sepatutnya dia diberi apresiasi,” sebut Ria dengan suara tertahan.

Ria, bersama sejumlah tokoh di Batam hadir khusus dalam acara khusus, talkshow mengenang Nurul F Huda yang ditaja FLP Kota Batam di Graha Pena, batam Centre, Kamis (2/6). Seperti diketahui, penulis muda itu meninggal dunia hari Rabu, 18 Mei lalu di Rumah Sakit Sardjito, Yogyakarta sekitar pukul 03.15 WIB. Almarhumah meninggal karena penyakit jantung yang telah diidapnya sejak masih remaja.

Dalam kesempatan itu, Ria juga mengaku memiliki hutang budi terhadap almarhumah. Sebabnya, masa kampanye tahun 2006 lalu, Nurul telah membuat biografi tentang dirinya sekitar 10 lembar. Karena tulisan-tulisan yang ditulis seorang Nurul itulah banyak masyarakat tertarik dan bertanya tentang dirinya.

“Tulisan-tulisan yang ditulis almarhum sangat bagus, dia bisa mengangkat potensi yang ada pada diri orang, bahkan potensi itu tak disadari oleh orang yang ditulis,” kata Ria.

Hendri Anak Rahman, Ketua KPU Batam juga mengaku memiliki memori yang cukup banyak dengan sosok Nurul. Ketabahan dan kegigihan sebagai orang tua tunggal karena telah berpisah dengan suaminya membuat Hendri sangat mengagumi sosok Nurul.

“Membaca novel Hingga Detak Terakhir Jantungku Berhenti, saya sangat terenyuh, apalagi saya cukup mengenal baik sosok Nurul F Huda semasa hidupnya. Meskipun dia memiliki jalan hidup yang begitu menyentuh, tetapi dia menuliskan cerita hidupnya tidaklah melankolis, melainkan membawa kita untuk menyimak perjuangan dalam bentuk lain, yaitu ketegaran,” tutur Hendri.

Selain itu, Hendri juga mengaku sering berdiskusi tentang banyak hal, dan Nurul F Huda merupakan sosok pendengar yang baik di mata Hendri. Bahkan, semasa dirinya masih di Lembaga Penyiaran Kepri, Nurul F Huda selalu diminta jadi panelis saat evaluasi dengar pendapat (EDP) sebagai syarat perolehan izin Lembaga Penyiaran di Kepri. Hal itu tidak lain karena kecerdasan dan sikap kritis yang dimiliki Nurul.

Ketua FLP Batam Erni Mustika menyebutkan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas dan penghargaan terhadap sosok Nurul F Huda yang telah memiliki jasa besar terhadap berdirinya FLP di Batam. Di samping itu, pengabdian Nurul F Huda agar masyarakat Batam cinta membaca dan mengembangkan potensi yang dimiliki patut diacungi jempol.

Terlebih lagi, perjuangan demi perjuangan yang dilakukan Nurul F Huda di Batam dilakukan dengan tekad yang kuat, meskipun ia sendiri dalam kondisi sakit parah.

Menurut Sekjen FLP Pusat, Rahmadiyanti Rusdi, semasa hidupnya, Nurul merupakan seorang pelopor berdirinya FLP di beberapa daerah. Bagi dia, Nurul merupakan sosok yang sangat bersemangat, tegas dan lugas, istiqomah, mandiri dan jarang mengeluh, sederhana dan kehidupannya terencana.

Selain membahas tentang karya almarhumah, talkshow tersebut juga menggelar penggalangan dana pendidikan untuk anak-anak Nurul F Huda. Acara ditutup dengan lelang sejumlah karya Nurul, seperti Ditaksi Ikhwan, Panggeran Impian dan lainnya. Selamat Jalan, Mbak Nurul…(nana)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s