Mohon maaf tidak hadir pada hari jadi Kota Batam ke-182

Paripurna Hari Jadi Batam Ke-182 Terasa Kurang Sakral
Senin, 19 December 2011 00:00

DPRD Kota Batam menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka hari jadi kota Batam ke -182, Minggu (18/12). Rapat paripurna istimewa dihadiri wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo. CECEP/HALUAN KEPRIBATAM-Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Batam untuk memperingati Hari Jadi Kota Batam ke-182, Minggu (18/12) terasa sepi. Kesan sakral pada hari jadi tersebut tak begitu terasa. Mantan Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam, seperti Nyat Kadir, Ria Saptarika dan lainnya tak terlihat kehadirannya.

Tamu dan undangan yang hadir jumlahnya sangat minim. Salah seorang pengusaha terkemuka yang juga memimpin organisasi pengusaha di daerah ini mengaku tak perlu hadir dalam kegiatan tersebut. “Ah… saya tak perlu hadirlah di acara itu,” katanya sembari terus melanjutkan aktifitas yang menjadi hobinya, kemarin pagi.

Rapat paripurna istimewa tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi yang didampingi tiga wakil ketua, yakni Ruslan Kasbulatov, Zainal Abidin dan Aris Hardy Halim. Rapat juga dihadiri Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo, Walikota Batam Ahmad Dahlan, Wakil Walikota Rudi, anggota DPRD Kota Batam, anggota DPD RI Zulbahri, Ketua BP Kawasan Mustofa Widjaja, Dandim Batam, Kepala SKPD Pemprov Kepri, Kepala SKPD Pemko Batam, Sekda Kota Batam, Ketua DPRD Kepri Nur Syafriadi serta tamu undangan lainnya.

Ketua DPRD Kota Batam Surya Sardi mengatakan dalam momentum peringatan Hari Jadi Kota Batam ke-182 ini, banyak hal yang mesti dievaluasi. Salah satunya persoalan ketenagakerjaan di Kota Batam yang melibatkan pekerja, pengusaha dan pemerintah daerah.

Surya menginginkan ke depan lebih terjalin silaturahmi dan komunikasi yang optimal antara stake holder yang ada di daerah ini. “Terpenting adanya membangun silaturahmi dan menjunjung tinggi harkat martabat dan kesetaraan dalam rangka membangun Kota Batam ke depan yang lebih baik dan lebih nyaman,” kata Surya Sardi.

Walikota Batam Ahmad Dahlan mengatakan, pertumbuhan ekonomi Batam mengalami peningkatkan mencapai 7,72 persen. Angka pertumbuhan ekonomi Batam jauh lebih tinggi dibandingkan kabupaten/kota lainnya di Kepri. Pencapaian itu sesuai dengan visi dan misi, Batam sebagai bandar dunia madani yang modern dan menjadi andalan pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Dahlan dalam kepemimpinannya pada periode kedua, yang paling utama baginya adalah meningkatkan lapangan kerja guna membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat Batam. Pemko Batam mendukung upaya peningkatan lapangan kerja dengan pengembangan perekonomian dan indsutri. Dengan demikian perlu daya dukung lahan, pasokan air bersih, perumahan, kesehatan dan prasarana Batam lainnya. “Maju tidaknya suatu daerah, sangat ditentukan faktor keamanan,” kata Dahlan.

Wakil Gubernur Kepri, Soerya Respationo secara umum banyak memberikan masukan kepada Pemko Batam, DPRD Kota Batam dan BP Batam selaku institusi yang paling bertanggungjawab di dalam membangun Batam. Soerya sempat menyinggung menurunnya harmonisasi ketiga institusi tersebut akhir-akhir ini. Padahal di masa ia menjadi Ketua DPRD Kota Batam, hal itu menjadi perhatian serius bagi Soerya.

Secara khusus kepada koran ini, Soerya mengatakan merosotnya harmonisasi hubungan antara ketiga institusi tersebut termasuk dengan institusi lainnya telah menyebabkan tugas-tugas pemerintahan dan program-program pembangunan tidak berjalan optimal. Demo pekerja 23-24 November 2011 lalu yang berujung rusuh dan aksi perusakan merupakan dampak dari merosotnya koordinasi masing-masing stake holder di daerah ini.
“Ketiga institusi itu (Pemko Batam, DPRD Batam dan BP Batam-red) harus kompak,” kata
Soerya. (lim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s