Hadir di Penabalan Walikota Batam sebagai Datok Setia Amanah

Rudi Sandang Gelar Datok Setia Amanah

BATAM (HK) – Walikota Batam, Muhammad Rudi mendapat gelar Datok Setia Amanah dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam, Jumat (1/4) di Gedung LAM, Batam Centre.
Penabalan gelar kehormatan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum LAM Kota Batam, Datuk Nyat Kadir. Hal ini ditandai dengan pembacaan warkah yang disampaikan oleh Sekretaris Umum LAM, Datuk M Sahir Ibrahim.

ria-saptarika-hadir-di-penabalan-rudi
ria-saptarika-hadir-di-penabalan-rudi

Dalam amanat warkah disebutkan, pemberian gelar kehormatan tersebut kepada Walikota terlantik dilakukan setelah melalui musyawarah dil ingkungan LAM Kota Batam.

Adapun makna yang terkandung dari gelar jabatan Datuk Setia Amanah tersebut, yang setia menjunjung sumpah, amanah memegang petuah, yang taat pada alur dan patutnya, yang kokoh pada adat lembaganya, sumpah dijunjung janji dipegang, taat setia muka belakang, pendirian benar berdada lapang, memikul beban tiada gamang, bijak berkata arif menimbang dan memimpn umat tentu terbilang.

Usai dibacakannya warkah tersebut, Wali Kota Batam, Rudi selaku penerima penghargaan pertama, diminta untuk menaiki pelataran. Untuk selanjutnya dipasangkan tanjak dan keris olah Ketua LAM Kota Batam dan dilanjutkan dengan mengundang Datin Marlin Agustina Rudi untuk dilakukan prosesi adat tepuk tepung tawar.

Sebelum memberikan sambutan, Datok setia Amanah meminta Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad serta tokoh masyarakat, Ria Saptarika untuk berdiri di sebelahnya.

Dalam sambutannya, Rudi menyampaikan gelar yang disandangnya merupakan amanah untuk memimpin dan mesejahterakan masyarakat, sehingga diperlukan dukungan dari masyarakat semua.

Meskipun begitu, Rudi tidak akan menutup diri akan masukan serta kritikan dari tetua adat dalam menjalankan roda Pemerintahan Kota Batam.

“Apabila dalam kepemimpinan kami berdua terdapat yang tidak pas atau menyalahi adat istiadat, tolong segera kami ditegur,” kata Rudi.

Rudi pun mengajak untuk bersatu, tidak ada lagi perbedaan. Batam harus dibangun bersama-sama agar lebih baik.

“Berbaju hitam adat terjaga, untuk menaung musuh yang ada. Capailah Batam maju dan jaya, itulah tanda kebersamaan kita,” tutup Rudi membacakan pantun. (cw56)

Sumber: http://www.haluankepri.com/batam/89365-rudi-sandang-gelar-datok-setia-amanah.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s